Orang Tua Murid di Sorong Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin saat Ambil Buku Rapor

Konten Media Partner
15 Januari 2022 18:17
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Orang Tua Murid di Sorong Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin saat Ambil Buku Rapor (474129)
zoom-in-whitePerbesar
Polisi lakukan pengawasan ketat penerapan aturan wajib vaksin saat ambil raport di SMAN 3 Kota Sorong, foto: Yanti/Balleo News
Untuk mempercepat capaian vaksinasi COVID-19 baik dosis pertama maupun kedua, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai memberlakukan aturan wajib menunjukkan kartu vaksin saat pengambilan raport anak sekolah.
ADVERTISEMENT
Aturan tersebut mulai dilaksanakan saat penerimaan raport tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dilaksanakan serentak di Kota Sorong, Papua Barat, Sabtu (15/1).
Pantauan BalleoNEWS, dalam penerapan aturan tersebut di lapangan, para orangtua siswa mau tidak mau harus menaati. Dimana bagi orangtua murid yang telah divaksin dan dapat menunjukkan kartu vaksin, maka bisa langsung masuk kedalam areal sekolah untuk mengambil raport anak mereka. Namun bagi orangtua murid yang belum divaksin, otomatis mereka tidak diizinkan masuk oleh aparat kepolisian yang berjaga didepan pintu masuk sekolah.
Dengan diterapkannya aturan tersebut, tentu menimbulkan kekecewaan bagi orangtua murid yang sampai sekarang belum kunjung divaksin karena mereka tidak bisa mengambil raport anak-anaknya. Sehingga sempat terjadi adu argumen antara orangtua murid yang belum divaksin dengan aparat kepolisian.
Orang Tua Murid di Sorong Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin saat Ambil Buku Rapor (474130)
zoom-in-whitePerbesar
Pemeriksaan bukti vaksin bagi siswa da orangtua yang akan mengambil raport di Kota Sorong, foto: Yanti/Balleo News
"Kami datang kesini untuk ambil raport anak-anak, kenapa dilarang masuk karena tidak bisa tunjukkan surat vaksin. Ini aturan apa lagikah, kalau kita vaksin terus ada apa-apa siapa yang mau tanggung jawab," ungkap beberapa orangtua murid melontarkan kekecewaannya, saat dilarang masuk didepan pintu pagar SMKN 3 Kota Sorong oleh aparat kepolisian, Sabtu (15/1).
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong Yuli Atmini menjelaskan, Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat dan Dinas Pendidikan Kota Sorong mewajibkan siswa SMA/SMK/MA dan SMP/MTs se-Kota Sorong dan orangtua murid agar pada saat mengambil Buku Raport pada Januari 2022, wajib telah melakukan vaksin dosis 1 atau dosis 2.
Orang Tua Murid di Sorong Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin saat Ambil Buku Rapor (474131)
zoom-in-whitePerbesar
Orangtua murid di SMAN 3 Kota Sorong menunjukkan bukti vaksin melalui plikasi peduli lindungi kepada aparat kepolisian yang berjaga didepan pagar sekolah, foto: Yanti/Balleo News
"Untuk penerimaan raport, siswa dan orangtua wajib sudah melakukan vaksinasi minimal dosis pertama. Kemudian untuk siswa SMP/MTs yang belum divaksin, tidak boleh ikut tatap muka terbatas. Karena SMA tanggung jawab provinsi. Kemudian jika yang tidak memenuhi syarat untuk divaksin, maka wajib membawa surat keterangan dari dokter jika ada penyakit bawaan," tegas Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong Yuli Atmini.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Diakui Kadis Pendidikan, masih banyak siswa di Kota Sorong yang sampai saat ini belum divaksin. Padahal pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi kepada orang tua murid, agar tidak percaya informasi hoax tentang bahaya vaksin.
ADVERTISEMENT
"Kalau sudah begini, mau pilih pembelajaran tatap muka atau kembali lagi belajar daring," ujarnya.
Lanjut Yuli, untuk semester genap per Januari 2022, semua sekolah sudah harus melakukan proses pembelajaran tatap muka terbatas. Meskipun di Kota Sorong sendiri masih berada pada PPKM level 3.
"Untuk daerah PPKM level 1 dan level 2 pembelajaran tatap muka bisa sampai 100 persen, sedangkan untuk daerah level 3 itu 50 persen setiap hari sekolah. Kita di Kota Sorong masih ada di level 3," bebernya.
Orang Tua Murid di Sorong Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin saat Ambil Buku Rapor (474132)
zoom-in-whitePerbesar
Ambil raport, siswa da orangtua murid wajib tunjukkan bukti vaksin kepada aparat kepolisian, foto: Yanti/Balleo News
Kadis Pendidikan menambahkan, jumlah siswa SMP/MTs sebanyak 10.602 orang dan sekolah berjumlah 44. Yakni SMP berjumlah 35 sekolah dan MTs ada 9 Sekolah.
"Kemudian guru se-Kota Sorong yang telah melakukan vaksin dosis 1 dan dosis 2 sudah mencapai 93 persen. Sementara siswa SMP/MTs sudah mencapai 73 persen untuk dosis 1 dan dosis 2," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Terkait hal itu, Kadis Pendidikan menegaskan Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Pendidikan Kota Sorong mengajak para orang tua siswa agar mendukung program vaksinasi.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020