Sayur Mayur Murah Meriah, Warga di Kabupaten Sorong Padati Pasar Murah
·waktu baca 2 menit

Sayur mayur murah meriah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sorong dalam momen pasar pangan murah, Rabu (30/11) di Pasar Induk Aimas, membuat masyarakat leluasa belanja sayur mayur dengan harga murah.
Sulastri, seorang ibu rumah tangga mengaku senang dan bahagia bisa belanjakan sayur mayur dengan takaran besar hanya mengeluarkan uang sedikit, sudah bisa mendapatkan keinginannya.
"Saya merasa senang karena karena sangat membantu kita, apalagi saat ini barang semua pada naik," ungkapnya.
Karena itu dirinya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait dan berharap agar kiranya pasar murah ini terus digelar supaya masyarakat bisa terbantu.
Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Ketahanan Pangan, Ana Lasniarto menerangkan, pada pasar pangan murah ini, 10 komoditi telah disiapkan dengan harga terjangkau oleh masyarakat.
Disebutkan, harga komoditi pada pasar pangan murah ini sangat murah meriah mulai dari harga tomat 1 kg Rp 10.000, cabe rawit per-kilo Rp 40.000, cabe keriting 1 kg Rp 25.000, bawang putih 1 kg Rp 18.000, bawang merah 1 kg Rp 20.000, jambu biji 1 kg Rp 15.000, Jeruk manis 1 kg Rp 10.000, daun bawang 1 kg rp 20.000, sayur pacoi 1 ikat Rp 5.000 dan Sawi 1 ikat Rp 5.000.
"Harga murah ini dibuat supaya masyarakat bisa terbantu apalagi kondisi saat ini terkait dengan inflasi," jelasnya.
Disebutkan, hasil komoditi yang ada ini merupakan hasil produksi dari kelompok binaan dinas terkait dan telah melalui uji laboratorium sehingga layak untuk dibeli masyarakat.
"Jadi kalau kisaran harga misalnya bawang merah di pasar harga 50 ribu, kami jualnya dengan harga per-kilo hanya Rp 20.000, bawang putih hanya Rp 15.000 saja dan selisih harga 50 sampai 70 persen dengan harga pasar ini merupakan subsidi dari pemerintah daerah," terangnya.
Terkait animo masyarakat, katanya sangat antusias untuk belanja di pasar murah meriah ini dengan harga terjangkau.
Reporter: Vini
