Mari Pemuda Papua, Pulihkan Semangat Membangun

Konten dari Pengguna
1 September 2019 12:46
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Bambang Soesatyo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Konser Budaya Masyarakat Papua di Bundaran HI, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konser Budaya Masyarakat Papua di Bundaran HI, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Saya ingin mendorong generasi muda Papua untuk segera memulihkan kembali semangat membangun daerahnya. Sentimen positif bagi pembangunan berkelanjutan di Papua telah dimulai oleh Presiden Joko Widodo, dan generasi muda Papua dipanggil untuk menjaga dan merawat sentimen positif itu.
ADVERTISEMENT
Demi masa depan orang muda Papua dan dilandasi semangat persaudaraan sebangsa dan satu Tanah Air Indonesia, saya juga mendorong generasi muda Papua menyudahi kemarahan, lalu memulai kegiatan yang produktif dan positif. Pulihkan dinamika ruang publik sebagai tempat perjumpaan warga. Kegiatan di semua fasilitas publik, seperti bangunan kantor pemerintah, hendaknya dimulai lagi agar fungsi-fungsi pelayanan masyarakat bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Bisa dipahami, orang muda Papua marah karena perlakuan tidak etis sekelompok orang terhadap mahasiswa asal Papua di Malang, Surabaya, dan Semarang. Namun, kemarahan itu hendaknya tidak berlarut-larut. Kemarahan itu hendaknya diekspresikan melalui pernyataan keberatan atau laporan kepada pihak berwajib. Hindari tindakan atau aksi anarkis yang pada gilirannya hanya akan merugikan warga setempat dan semua warga Papua.
ADVERTISEMENT
Sebagai bagian tak terpisah dari NKRI, komitmen negara-bangsa membangun Papua tak akan pernah berkesudahan. Tak hanya membangun infrastruktur, melainkan juga membangun dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi generasi milenial di Papua.
Sudah terbukti bahwa sejak 2014, Presiden Jokowi telah mengakselerasi pembangunan di Papua. Lebih dari itu, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana bahkan sudah berulang kali melakukan kunjungan kerja ke tanah Papua untuk melihat langsung progres pembangunan sejumlah infrastruktur, menyapa, serta berdialog dengan warga Papua.
Semua itu menjadi bukti betapa pemerintah dan Presiden Jokowi telah bersungguh-sungguh dalam memberi perhatian lebih kepada Papua. Hubungan yang harmonis antara warga Papua dengan presiden pun telah dibuktikan ketika Jokowi menang sangat telak di tanah Papua dalam pemilihan presiden tahun ini.
ADVERTISEMENT
Karena itu, generasi muda Papua perlu menyadari bahwa selalu saja ada upaya untuk merusak hubungan harmonis antara warga Papua dengan pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi sekarang ini. Skala unjuk rasa yang besar dan kemudian meluas ke sejumlah kota memunculkan indikasi adanya pihak yang menunggangi kemarahan orang muda Papua. Kecenderungan inilah yang patut diwaspadai orang muda Papua.
Kerusakan yang terjadi di sejumlah tempat bisa segera diperbaiki. Tetapi, yang jauh lebih penting adalah munculnya iktikad generasi muda Papua untuk mewujudkan kondusivitas daerahnya. Peristiwa kemarin tidak akan memengaruhi komitmen pemerintah untuk Papua. Upaya merealisasikan konektivitas antar wilayah atau antarkabupaten di Papua akan terus berlanjut.
Dalam konteks itu, kepedulian generasi muda Papua menjadi sangat penting. Generasi muda Papua harus segera memulihkan kembali semangat membangun daerahnya. Sentimen positif bagi pembangunan berkelanjutan di Papua yang telah dimulai oleh Presiden Jokowi harus dikawal, dan generasi muda Papua dipanggil untuk menjaga dan merawat sentimen positif itu. (Bamsoet)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020