Pencarian populer
PUBLISHER STORY
28 Oktober 2018 14:30 WIB
0
0
Agar Pria Muslim Tidak Kalah Gaya Dari Muslimah
Busana muslim untuk pria di outlet Rabbani Jalan Buah Batu, Bandung. (Utara Jaya)
BANDUNG, bandungkiwari - Sebagai salah satu produsen busana muslim di Indonesia, Rabbani berupaya menggenjot agar pria muslim bisa ikut bergaya. Sejumlah desain dan model pun kini gencar dipasarkan guna mendobrak kesan tampilan pria muslim tak terlihat kaku.
General Manager Marketing Rabbani, Ridwanul Karim mengungkapkan selama ini perempuan memang masih mendominasi sebagai konsumen busana muslim mencapai angka 70 persen. Sehingga, kini pihaknya bertekad mendorong agar pria muslim bisa lebih modis tanpa meninggalkan karakternya yang berbasis keagamaan.
"Masih dominan perempuan, ya perbandingannya 70:30 sama laki-laki, target kita komposisi jadi 60:40. Tetep perempuan dominan karena mereka suka ganti-ganti pakaian, kalau cowo lama biasanya kalau bisa malah setahun sekali," kata Ridwanul, Minggu (28/10/2018).
Busana muslim untuk pria di outlet Rabbani Jalan Buah Batu, Bandung. (Utara Jaya)
Diungkapkan Ridwanul, konsep untuk beradaptasi dengan tren mode yang lebih modern sebetulnya sudah dilakukan sejak dua tahun silam. Hanya saja, belum digencarkan lebih masif dan hanya membuat edisi terbatas saja.
Namun, kini Ridwanul membuat beragam item barang layaknya sebuah toko busana khusus remaja. Karena, didalam toko tidak hanya terpasang sarung, peci, sorban ataupun baju koko tradisional beserta kemko (kemeja koko) yang menjadi andalan Rabbani.
"Tim desain kita biasanya bikin itu umum moderen kita padukan dengan pakem busana muslim," tegasnya.
Rabbani kini menyediakan t-shirt atau kaus oblong yang dibubuhi dengan desain bergaya anak muda. Namun, didalamnya tetap mengandung makna ataupun pesan keagamaan.
Busana muslim untuk pria di outlet Rabbani Jalan Buah Batu, Bandung. (Utara Jaya)
Selain itu, juga terdapat beragam model celana bagi konsumen yang senang dengan kegiatan di luar ruangan. Kemudian terdapat jaket, ikat pinggang dan tas Yang mengadaptasi model terkini di kalangan kawula muda.
"Memang untuk segmen yang kita sasar lebih ke remaja dan dewasa makanya ada t shirt dengan desain disesuaikan, tujuan agar lebih menarik dan mengikuti tren sekarang gimana. Karena busana asal menutup aurat dan desain asal tidak keluar dari pakem Islam," dia menerangkan.
Ridwanul menyatakan bahwa penetrasi pemasaran juga sudah mulai merambah komunitas anak muda. Setelah booming lewat komunitas hijar, sejumlah komunitas otomotif juga turut digandeng lewat acara konvoi bersama Ustad Solmed pada Minggu (28/10/2018) pagi.
"Kenapa tadi juga secara sekilas ada konvoi Ustad Solmed pakai moge, jadi biar seorang ustad itu ga kaku dan lain-lain bisa ikut tren," katanya. (Utara Jaya)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: