kumparan
5 Des 2018 16:26 WIB

Bilik Temu, Tempat 'Nongkrong' Kekinian yang Wajib Diserbu!

Bilik Temu di Jalan Kanayakan Baru No 340 Dago, Bandung. (Dok. Bilik Temu)
ADVERTISEMENT
BANDUNG, bandungkiwari – Bagi kamu yang hobi nongkrong bareng teman-teman, Bilik Temu bisa jadi pilihan. Berlokasi di Jalan Kanayakan Baru No 340 Dago, Bandung, tempat ini pas untuk kawula muda refreshing.
Desain ruangan Bilik Temu menarik untuk dijadikan spot foto. Amalia Muthia, salah satu owner, menjelaskan tempat nongkrong ini memang mengambil konsep laid back.
“Bilik sendiri memiliki arti ruang, berarti Bilik Temu adalah ruang untuk bertemu. Konsep laid back-nya bisa dilihat dari menu-menu yang ada seperti kopi tubruk dan teh tubruk,” jelas Amalia Muthia, ditemui di Bilik Temu, baru-baru ini.
Tujuan awal didirikannya Bilik Temu antara lain untuk membuat sebuah tempat yang intim sehingga pengunjung bisa mengobrol langsung dengan pemiliknya sambil menikmati sajian.
ADVERTISEMENT
Hal lain yang bikin tempat ini berbeda ialah sajiannya yang dibuat secara home industry. Mulai dari teh yang diambil langsung dari kebun di Cianjur, ada juga menu kukis vegan yang merupakan produksi sendiri,
Ada pula camilan khas Roti Bakar Gula Aren. Gula aren yang dipakai berasal dari salah satu kebun milik kerabat di Sukabumi, Jawa Barat, yang merupakan kebun dengan sistem organik atau tanpa bahan kimia dalam penanaman hingga produksinya.
“Jadi selain menyajikan gula aren terbaik, harapannya juga dapat membantu menyalurkan hasil para petani aren ini kepada kawan-kawan,” tambah Amalia Muthia.
Kebanyakan menu yang disajikan Bilik Temu berbahan dasar susu dan kopi. Susu dan kopi adalah dua hal yang sulit untuk hilang dari keseharian dan menjadi pilihan utama saat kita ingin menikmati minuman dengan rasa yang khas. Namun untuk menguatkan kuliner Bandung-nya, Bilik Temu juga menyediakan menu cilok.
ADVERTISEMENT
Harga yang dibanderol Bilik Temu untuk setiap sajian tergolong pas untuk kantung pelajar dan mahasiswa. Hanya merogoh kocek Rp15.000 sampai Rp20.000, pelanggan sudah bisa santai menikmati berbagai sajian plus nongkrong bareng.
Bilik Temu resmi dibuka 8 Oktober 2018 lalu yang ditandai dengan ngobrol santai bertajuk “Ngulik” bersama komunitas @tanyapsikolog. Obrolan ini membahas tema “Interaksi dan Emosi: Bicara tanpa menundukkan kepala”. Tema ini berkaitan dengan fenomena ‘menunduk’ alias tidak percaya diri. Diskusi mendapat antusiasme cukup baik dari pengunjung.
Diskusi makin seru karena owner Bilik Temu—yang semuanya perempuan—ikut melayani pengunjung. Mereka terjun langsung sebagai penyeduh kopi sambil menyapa seluruh pelanggan. Konon kopi seduhan wanita terasa berbeda karena sifatnya yang lemah lembut. Jadi jika ingin merasakan seduhan kopi berbeda, datang saja. Selamat mencoba!
ADVERTISEMENT
Penulis: Rahma Nur Fathiyyah, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan