Pencarian populer

Jusuf Kalla di Bandung: Masyarakat Lebih Pilih Media yang Independen

Wapres Jusuf Kalla di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann, Kota Bandung, Minggu (17/3). (Humas Jabar)

BANDUNG, bandungkiwari - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, di alam demokrasi seperti saat ini media berkembang dengan bebas. Namun, hanya media yang objektif, independen, dan mampu menyampaikan informasi akurat yang dibaca atau disukai oleh publik.

"Itulah pemikiran yang menjadi bagian daripada media pada dewasa ini," ungkap Wapres Jusuf Kalla, dalam pidato peresmian Pikiran Rakyat Televisi di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann, Kota Bandung, Minggu (17/3), dikutip dari siaran persnya.

Wapres yang akrab disapa JK menyatakan, perubahan arus teknologi, terutama teknologi informasi saat ini memberikan dampak terhadap perkembangan media. Ada pola perubahan masyarakat dalam mencari informasi di mana teknologi berperan penting dalam mempermudah akses masyarakat terhadap informasi.

"Oleh karena itu, pendirian atau pengembangan Pikiran Rakyat TV adalah suatu keharusan akibat perkembangan teknologi dan animo atau pandangan daripada masyarakat sendiri," ucap Wapres.

"Maka TV ini bisa memenuhi kebutuhan (informasi) masyarakat yang ada pada dewasa ini, sehingga itu menjadi upaya kita untuk lebih meluaskan (informasi)," lanjutnya.

Acara dihadiri Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Komisaris Utama PR TV Witjaksono.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, media memiliki peran dalam menyampaikan informasi yang utuh kepada masyarakat. Terutama terkait program-program pemerintah yang perlu diketahui oleh masyarakat.

"Karena yang namanya pemimpin hari ini harus mampu berkomunikasi baik dengan masyarakat, artinya program pemerintah sampai kepada lapisan masyarakat dengan sempurna, tidak sepotong-sepotong. Begitu juga keinginan dan harapan masyarakat sampai ke telinga kami sebagai pemerintah tidak sepotong-sepotong," kata Uu seraya menyampaikan selamat atas diresmikannya PR TV.

Sementara itu, Komisaris Utama PR TV Witjaksono mengklaim, bahwa sistem yang dimiliki PR TV adalah yang pertama di Indonesia. Aplikasi streaming interaktif dibuat berbeda dengan sistem televisi streaming yang pernah ada. (Iman Herdiana)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.61