Pencarian populer

Obral Buku di Landmark Bandung, Rp5.000-an Sampai Rp10.000 Per Kilogram

Pameran Buku Juara di Landmark Convention Hall, Jalan Braga, Bandung. (Iman Herdiana)

BANDUNG, bandungkiwari – Jika Anda penggemar buku, atau lagi mencari buku dengan harga miring, saat ini di Landmark Convention Hall, Jalan Braga, Bandung, sedang digelar Pameran Buku Juara.

Pantauan Bandungkiwari.com, di pameran yang diikuti puluhan penerbit yang tergabung dalam Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Jawa Barat itu tidak hanya menghadirkan buku-buku anyar, melainkan buku-buku jadul. Tak sedikit buku yang dibanderol dengan harga miring.

Masing-masing penerbit yang membuka stand berusaha menarik minat pembeli dengan mendiskon bukunya, mulai 20 persen hingga lebih dari 50 persen. Bahkan ada penerbit atau toko buku yang menjual buku Rp5.000 saja.

Lalu masih ada stand yang memasang banderol lebih murah lagi, yakni Rp15.000 untuk empat buku beragam judul. Tawaran menjanjikan lainnya, ada toko buku yang menjual buku perkilogram seperti yang dilakukan Lawang Buku & Co yang menjual buku komik Rp10.000 perkilogramnya.

Buku dengan harga miring itu terdiri dari berbagai genre, mulai fiksi dan non-fiksi. Contohnya, “Jakarta Undercover” jilid satu dan dua karya Moammar Emka dibanderol Rp10.000 saja.

Selain buku Emka yang di awal penerbitannya sempat membuat heboh, masih banyak lagi jenis buku yang bisa diperoleh dengan harga miring.

Pameran Buku Juara sendiri digelar sejak Selasa (06/11/2018) dan akan berakhir Senin (12/11/2018). Acara ini merupakan kerja sama Pemprov Jabar dan Ikapi Jabar.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang membuka pameran berharap Pameran Buku Juara turut berkontribusi menyukseskan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakni Juara Lahir Batin.

Ridwan Kamil mengungkapkan pentingnya acara seperti ini yang tentu dapat membangun sumber daya manusia Jawa Barat yang juara. Mengingat berdasarkan survei Most Literate Nation in The World tahun 2016, minat membaca masyarakat Indonesia ada di posisi ke 60 dari 61 negara.

“Sedangkan untuk minat baca hanya 0,01% pertahun atau satu berbanding sepuluh ribu orang,” kata Ridwan Kamil.

Selain pameran, di sela acara juga dijadwalkan serangkaian diskusi dengan beragam tema, mulai agama sampai pendidikan. (Iman Herdiana)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Sabtu,25/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23