• 0

PUBLISHER STORY

PT Pupuk Kaltim Suplai 6 Ton Beras untuk Kalimantan Selatan

PT Pupuk Kaltim Suplai 6 Ton Beras untuk Kalimantan Selatan


Ilustrasi Beras

Stok Beras di pasar PSPT (Foto: Rivi Satrianegara/kumparan)
Banjarhits.id, Banjarmasin - BUMN produsen pupuk asal Bontang, Kalimantan Timur, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), ikut membantu pendistribusian dan penguatan program ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Selatan. PKT ingin memastikan stok beras selama Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah mencukupi di Kalsel.
Kepala Cabang PKT di Banjarmasin, Abdul Khalik, mengatakan perseroan menargetkan pendistribusian sebanyak 6 ton beras Jawa Pulen dan harum di wilayah Kalimantan Selatan. Harga beras yang dijual relatif lebih murah, seperti beras Jawa Pulen dibanderol Rp 9.450 perkilogram. Adapun harga beras Jawa Pulen untuk agen beras senilai Rp 9.150 per kilogram.
Menurut Abdul, permintaan beras di Kalsel cenderung relatif stabil. “Kami akan menelusuri wilayah Kalteng seperti Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, dan Kota Palangkaraya. Ya, jika permintaan bagus dari Kalteng, maka akan kami distribusikan juga,” kata Abdul Khalik kepada banjarhits.id, Jumat (18/5).
PT Pupuk Kaltim menjual beras atas dasar penugasan dari pemerintah, agar masyarakat terpenuhi beras, khususnya saat Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2018. Abdul berkata, harga 5 kilogram beras atau per sak sebesar Rp 47.250. Ia mengklaim harga ini tergolong murah ketimbang harga beras kualitas serupa di pasaran.
Abdul mempersilakan pelaku usaha yang ingin menjadi agen beras milik PKT. Sebab, ia tak mengharuskan persyaratan rumit, asal ada lokasi usaha agar pendistribusian lebih gampang. Ia berharap tidak ada gejolak harga beras dan stok beras di pasaran, karena pasokan beras dari pemerintah sangat aman. “Beras yang kami jual enak dan sehat, memenuhi selera masyarakat,” kata Abdul Khalik.
Di Kota Banjarmasin, beras milik PKT sudah tersedia di Pasar Teluk Dalam Banjarmasin. Ia siap memasok beras jika permintaan melonjak.
Adapun Kepala Bulog Divre Kalimantan Selatan, Dedi Supriadi, menjamin pasokan stok beras stabil selama Ramadhan dan Idul Fitri 2018. Menurut dia, Bulog Kalsel saat ini punya stok beras sebanyak 8.000 ton, dan akan tiba kiriman dari Jakarta sebanyak 10 ribu ton dari Jakarta. Cadangan beras ini minimal cukup memenuhi kebutuhan Kalsel untuk lima bulan ke depan.
Cadangan beras 8.000 ton hasil serapan periode September 2017-April 2018. Harga beras medium milik Bulog, misalnya, masih di bawah harga eceran tertinggi Rp 9.950 per kilogram. "Total sudah kami siapkan pengadaan, sehingga sampai Ramadhan nanti kurang lebih 17 ribu ton," katanya. (Anang Fadhilah)

NewsRamadhan 2018BisnisBerasKalimantan Selatan

presentation
500

Baca Lainnya