kumparan
13 Mei 2018 12:57 WIB

Bom di Gereja Surabaya, Polda Kalimantan Selatan Siaga 1

Banjarhits.id, Banjarmasin - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menetapkan siaga 1 setelah muncul serentetan ledakan bom di beberapa gereja di Kota Surabaya, Minggu (13/5) pagi. Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Selatan, Ajun Komisaris Besar Mochamad Rifai mengatakan polisi menambah personel untuk pengamanan tempat ibadah gereja pada 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
ADVERTISEMENT
“Kami siaga 1. Untuk situasi biasa, ada dua sampai tiga orang (polisi) setiap gereja. Terkait kejadian di Surabaya, maka kami pertebal satu unit regu ada lima sampai enam orang (polisi),” kata Rifai kepada banjarhits.id, Minggu (13/5).
Pengamanan ledakan bom di Surabaya. (Foto: AFP/JUNI KRISWANTO)
Kepolisian mengimbau masyarakat Kalsel tetap tenang dan tidak menyebarkan foto-foto korban ledakan bom di gereja. Data sementara, ada delapan orang tewas dan 38 korban lainnya dirawat di rumah sakit. Serentetan bom meledak di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di kawasan Ngagel, GKI di Jalan Diponegoro, dan GPPS di Jalan Arjuno, Kota Surabaya.
Adapun di Mako Brimob Polda Kalsel, Kota Banjarbaru, akan digelar Tabligh Akbar pada Minggu (13/5) sekitar pukul 17.00-23.00 WITA. Polisi akan menutup Jalan Ahmad Yani Kilometer 31, Kota Banjarbaru selama Tabligh Akbar. Agenda ini untuk memanjatkan doa atas kematian lima anggota Polri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. (Diananta)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan