kumparan
18 September 2019 7:32

Cekak Dana, Dinsos Banjarmasin Dapat Suntikan Rp100 Juta

kebakaran alalak selatan.JPG
Kebakaran di RT 4 dan 5 Kelurahan Alalak Selatan, Kota Banjarmasin. Foto: dok Syahbani/banjarhits.id
Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin bisa bernafas lega setelah mendapat suntikan dana cadangan untuk Bantuan Sosial (Bansos) senilai Rp 100 juta. Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin menyuntik dana Rp 100 juta untuk disalurkan ke para korban yang masih belum terakomodir.
ADVERTISEMENT
"Dana cadangan sudah disetujui pak wali untuk bantuan kejadian yang terakhir ini," ucap Kepala Dinsos Banjarmasin, Iwan Restianto kepada banjarhits.id, Selasa (17/9/2019).
Dana Rp 100 juta ini segera disalurkan untuk korban kebakaran di Kelurahan Alalak Selatan, Banjarmasin Utara; Kelurahan Gunung Sari, Banjarmasin Barat’ dan dan Kampung Arab, Banjarmasin Utara.
"Insyaallah korban kebakaran yang terakhir, Alalak Selatan sebagian, Gunung Sari, dan Kampung Arab biasa tercover semua," ujarnya. Penyaluran dilakukan secepatnya secara bertahap sejak Rabu (18/9/2019).
Kendati ada kendala tenaga, ia berharap para korban sudah menerima bantuan dalam pekan ini. Dcadangan yang didapat itu diperkirakan hanya mencukupi untuk tiga lokasi tersebut. Mengingat masih ada potensi bencana kebakaran hingga Desember 2019.
"Semoga saja tidak ada lagi musibah. Tapi untuk jaga - jaga kami juga sedang berkoordinasi dengan badan keuangan mencarikan solusinya," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berkata, dana cadangan yang masih diperlukan sekitar Rp 500 juta. Dana ini termasuk untuk santunan per satu kepala keluarga. Ia berkata tidak ada perubahan mata anggaran, melainkan dicarikan lewat anggaran kegiatan yang sudah disusun.
“Jadi mudah-mudahan kebutuhan kita sekitar Rp 500 juta lagi itu bisa terpenuhi dengan perputaran anggaran saja," ucapnya.
Adapun Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Banjarmasin, M Yamin menilai, apa yang dilakukan Pemkot Banjarmasin itu sudah tepat karena musiban tidak bisa diprediksi. Lantaran defisit, ia berharap ada dana cadangan yang bisa digunakan untuk menutupi kekurangan tersebut.
“Ini diluar prediksi kita kan. Sudah dianggarkan sesuai dengan kejadian tahun sebelumnya, ternyata kejadian ini lebih besar kan," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Namun, Yamin mengingatkan penggunaan dana cadang jangan sampai melanggar aturan. Sebab takutnya bila salah langkah malah menjadi masalah ke depannya. Pihaknya akan bahas dengan pemkot agar tidak melanggar aturan.
“Kalau kegiatan di luar RKA kan tidak boleh. Karena itu sudah program yang ada. Kalau dari program yang tidak terlaksana itu diambil kan tidak boleh itu," pungkasnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan