kumparan
15 Mar 2019 10:30 WIB

Desain Teknis Gedung Ketiga RS Sultan Surianyah Direvisi

Kadis PUPR Kota Banjarmasin, Arifin Noor. Foto: Zahidi/banjarhits.id
Dinas PUPR Kota Banjarmasinn mengevaluasi Desain Engineering Design (DED) proyek ketiga Rumah Sakit Sultan Suriansyah, seiring peralihan wewenang proyek dari Dinas Kesehatan ke Dinas PUPR Kota Banjarmasin.
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Arifin Noor, mengatakan semula DED proyek fisik gedung ketiga rumah sakit ini digarap Dinas Kesehatan. Belakangan, Dinas PUPR mengevaluasinya karena ada peralihan wewenang instansi yang menggarap.
"Harus ada revisi, baik dari segi SDMnya maupun dari perencanaan awal terkait DED. Yang dulu misalnya pondasi ini tidak perlu bored, tapi kami misalnya merasa perlu kemudian disesuaikan ini. Ada review design lagi," kata Arifin Noor kepada wartawan banjarhits.id, Zahidi, Jumat (15/3).
Arifin menyebut contoh lain seperti perhitungan teknis konstruksi mesti disesuaikan dengan harga bahan bangunan. Kebetulan, kata dia, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina belum meneken satuan harga untuk proyek gedung ketiga tersebut.
"Misalnya kami pakai harga yang lama, kemudian harga tahun ini naik. Barangkali kalau tidak diadaptasi ini saat lelang, justru kontraktor tidak ada yang menawar. Jadi kami perlu menyesuaikan kembali terkait DED ini," Arifin melanjutkan.
ADVERTISEMENT
Pihaknya sudah beres menyusun dokumen DED yang baru, dan dimasukkan ke LPSE Pemko Banjarmasin. Arifin berkata penyesuaian DED butuh waktu lama sejak digarap Januari lalu karena ada mutasi pegawai dan perubahan anggaran. “Kalau saya, penyesuaian ini sehari pun selesai,” ucap Arifin Noor.
Sebelumnya, Arifin memaparkan tim PUPR sudah meninjau ke lokasi RS Sultan Suriansyah untuk mengkaji kembali penyesuaian DED pada 13 Maret. Untuk proses lelang, Arifin berharap akhir bulan Maret ini sudah bisa dilakukan lelang kontraktor yang ditarget menyelesaikan proyek sampai September 2019.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan