kumparan
12 April 2019 13:31

Hamli Kursani Dirumorkan Dicopot dari Sekdako Banjarmasin

Sekdako Banjarmasin, Hamli Kursani. Foto: Zahidi/banjarhits.id
Ibarat api dalam sekam, internal Pemerintah Kota Banjarmasin kembali bergolak menyusul rumor pergantian jabatan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Hamli Kursani. Kisruh Hamli pernah jadi pergunjingan setelah dinonaktifkan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
ADVERTISEMENT
Hamli Kursani membenarkan ada kemungkinan diberhentikan dari jabatannya. Namun, ia enggan membuka detail rumor pencopotannya. Hamli ingin menjaga kondusivitas internal menjelang coblosan Pemilu 2019. Selepas pemilu, Hamli akan membuka ke publik ihwal gejolak yang belum padam ini.
"Ini kan suasana pemilu, maka sudah kewajiban saya menjaga suasana kondusif, karena sekda juga harus mengutamakan menjaga kondisi ini sesuai Pancasetia Korpri yakni mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan," ucap Hamli Kursani kepada wartawan banjarhits.id, Zahidi, Jumat (12/4).
Toh, ia masih menjalankan rutinitas sebagai Sekdako Banjarmasin. Kalaupun harus diberhentikan, ia siap melawan lagi keputusan Ibnu Sina. Sebab, Hamli mengklaim seorang petarung ketika melawan penonaktifan dirinya pada medio 2018 lalu.
"Apalagi saya pernah mati suri sudah (dinonaktifkan). Orang yang pernah mati suri tak takut lagi dengan mati, karena dinonaktifkan kemarin kan mati suri anggapannya toh. Oleh karena itu, saya akan habis-habisan setelah pemilu nanti," ungkap Hamli.
ADVERTISEMENT
Asal tahu saja, Ibnu Sina dan Hamli Kursani pernah berseteru karena Ibnu menonaktifkan Hamli tanpa alasan gamblang. Persoalan ini sampai dimediasi Ombudsman Kalsel. Setelah lima bulan diparkir Ibnu, Hamli kembali menduduki Sekdako Banjarmasin pada 5 Oktober 2018.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan