kumparan
15 Apr 2019 12:20 WIB

Hari Ini 5.000 Surat Suara DPTb Kalsel Tiba

Ketua KPU Kalsel Sarmuji di kantor KPU Kalsel pada Senin (15/4). Foto: Zahidi/banjarhits.id
Surat suara untuk Daftar Pemilih Tembahan (DPTb) di Kalimantan Selatan dijadwalkan tiba pada Senin (15/5), dua hari sebelum pemungutan suara Pemilu 2019 pada 17 April mendatang.
ADVERTISEMENT
Ketua KPU Kalsel, Sarmuji, mengatakan surat suara DPTb untuk Kalimantan Selatan dikirim lewat Bandara Syamsuddin Noor pada Senin (15/4) sore hari. Menurut dia, surat suara DPT untuk seluruh wilayah Kalimantan Selatan sudah terpenuhi dan sebagian sudah didistribusikan ke daerah.
Ia menyampaikan jumlah surat suara DPTb untuk Kalimantan Selatan sebanyak 5.000 surat suara. Pihaknya sudah melapor KPU RI setelah ditutupnya opsi pindah pilih seluruh kabupaten/kota pada tanggal 10 April lalu.
"Hari ini mungkin datang surat suara DPTB. Ada sekitar 5.000an yang kami laporkan. Sebelumnya pada 10 April lalu karena ada istilah TPS sekarang dengan bebasis DPTb dan berapa keperluan kita ya kita sampaikan," ucap Sarmuji kepada wartawan banjarhits.id, Zahidi di kantor KPU Kalsel, Banjarmasin pada Senin (15/4).
ADVERTISEMENT
Apabila surat suara DPTb sudah tiba hari ini, maka pihak KPU Kalsel langsung mengirim ke beberapa KPU Kabupaten/Kota yang perlu surat suara DPTb. Kemduain, katan dia, surat suara DPTb dikirim ke KPPS dan PPS di setiap TPS yang ditemukan DPTb.
Disisi lain, Sarmuji melanjutkan, pendistribusian surat suara ke kabupaten/kota sudah digeber sejak 10 April lalu, seperti Kabupaten Tabalong, HST, dan Kotabaru. Pihaknya memprioritaskan tiga kabupaten ini karena terdapat kawasan rawan akibat kondisi geografis.
Menurut dia, anggota KPPS dan PPS harus menempuh jalan kaki dan memanfaatkan kapal untuk pendistribusian logistik ke pelosok, seperti Kecamatan Pulau Sembilan di Laut Jawa.
Adapun untuk kabupaten/kota sisanya mulai didistribusikan pada Senin dan Selasa (15 - 16/4/2019) karena jarak tempuh dekat dan medan yang mudah.
ADVERTISEMENT
"Kami lakukan pendistribusian di daerah kecamatan yang dekat dengan kabupaten sejak hari ini sampai besok waktunya. Untuk menghindari ketidakamanan logistik karena KPPS dan PPS tidak memiliki gudang yang aman untuk menyimpan logistik," pungkas Sarmuji.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan