kumparan
15 Apr 2019 15:32 WIB

Jelang Pemilu, Paripurna Istimewa DPRD Kalsel Minim Legislator

Rapat paripurna istimewa DPRD Kalsel cuma dihadiri 22 orang legislator pada Senin (15/4/2019), dua hari sebelum pemungutan suara Pemilu 2019. Foto: Diananta/banjarhits.id
Anggota DPRD Kalimantan Selatan minim kehadiran ketika rapat paripurna istimewa penyampaian rekomendasi DPRD Kalsel atas LKPj Gubernur Kalsel tahun anggaran 2018 pada Senin (15/4/2019). Kendati minim kehadiran legislator, DPRD Kalsel dan Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan sepakat menandatangani LKPj Gubernur Kalsel ketika paripurna.
ADVERTISEMENT
Menurut Ketua Badan Kehormatan DPRD Kalsel, Haryanto, ada kemungkinan mayoritas koleganya sibuk pemenangan menjelang coblosan Pemilu 2019. Pantauan banjarhits.id, dari 55 kursi legislator DPRD Kalsel, anggota dewan yang hadir kisaran 20 orang plus dua orang wakil ketua sebagai pimpinan sidang.
Namun, dalam absensi yang terpampang, kehadiran legislator tercatat 28 orang. "Saya berpikir positif saja, mungkin lagi misi pemenangan. Sah-sah saja, tata tertib enggak masalah. Kecuali enam kali enggak hadir berturut-turut, baru dapat teguran," ucap Haryanto selepas paripurna, Senin (15/4).
Adapun Wakil Ketua DPRD Kalsel, Asbullah menolak berkomentar ihwal minimnya kehadiran legislator. Ia buru-buru meninggalkan ruang rapat setelah paripurna resmi ditutup. Mengacu fisik kehadiran lehislator di ruang rapat, sidang paripurna sejatinya tak kuorum.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan