Pencarian populer
PUBLISHER STORY

Narkoba Impor ke Kalsel Mayoritas Lewat Nunukan

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor di sela pengukuhan Desa Tunggul Irang Ilir sebagai Desa Bersih Narkoba, Kamis (14/2/2019). Foto: Humpro Setdaprov Kalsel

Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Heru Winarko, S.H memuji komitmen dan semangat Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kalsel.

“Saya sangat senang melihat semangat dan komitmen dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kalsel,” ujar Heru Winarko ketika sambutan pada Pengukuhan Desa Tunggul Irang Ilir sebagai Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar), Kamis (2/14) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Melalui semangat dan komitmen Gubernur Sahbirin, Heru Winarko yakin peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Kalsel dapat dikendalikan, bahkan dapat dihilangkan. Menurut dia, perdaran narkoba di Kalsel masuk dari luar daerah.

Sebab, Kalsel merupakan satu target untuk menyebarnya obat terlarang itu. Heru berkata Kalsel dinilai wilayah yang masih dianggap subur dan makmur, serta letak geografis yang memiliki pintu masuk dari berbagai daerah provinsi lain, baik dari darat, laut, maupun udara.

“Narkoba di Kalsel khususnya barang impor lebih banyak berasal dari Nunukan, Kalimantan Utara. Kemudian diedarkan di Kalsel melalu jalur tranportasi air dan darat. Tetapi, khusus Kalsel, saat ini peredaran narkoba relatif masih bisa dikendalikan,” jelas Kompol Heru.

Adapun Sahbirin Noor dengan penuh semangat dan optimis dapat mengendalikan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Kalsel. Terlebih setelah dikukuhkannya salah satu desa di Kalsel, yaitu Desa Tunggul Irang Ilir sebagai salah satu desa bersih narkoba di Indonesia.

“Saya tadi mendapat laporan dari Kepala BNN bahwa ada 36 di Kalsel yang menjadi tempat peredaran narkoba. 36 titik ini harus kita tangkal biar tidak bisa berkembang dan bisa dikurangi atau bahkan dibersihkan dari kasus narkoba,” ujarnya.

Paman Birin-- begitu ia akrab disapa-- mengingatkan bahaya pemakaian anrkoba mengakibatkan gangguan kesehatan, rusaknya saraf, dan lain sebagainya.

“Penyalahgunaan narkoba ini sangat berbahaya, selain mengakibatkan gangguan kesehatan, juga dapat merusak saraf kita, ini yang sangat berbahaya,” ingatnya.

Paman Birin berharap para bandar atau pengedar tersadar atas dampak buruk yang ditimbulkan dari peredaran gelap narkoba, yaitu terancam hukuman berat dan merusakan generasi.

“Semoga para bandar atau pengedar dapat sadar dan dapat berusaha untuk mencari pekerjaan lain yang halal dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” do’anya.

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: