kumparan
search-gray
News4 April 2020 15:34

BPOM Gorontalo Olah Miras Cap Tikus Jadi Hand Sanitizer

Konten Redaksi Banthayo
17.jpg
Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Provinsi Gorontalo mengolah minuman keras jenis cap tikus menjadi hand sanitizer. Sabtu, (4/4). Foto: Dok istimewa
BANTHAYO.ID,GORONTALO - Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Provinsi Gorontalo mengolah minuman keras jenis cap tikus menjadi hand sanitizer. Hal itu guna memenuhi ketersediaan hand sanitizer di pasaran, yang saat ini cukup sulit ditemukan sejak pandemi COVID-19. Cap tikus yang digunakan merupakan hasil sitaan kepolisian beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
Kepala Balai POM Provinsi Gorontalo, Yudi Novianto mengatakan, saat ini mereka telah mengolah 400 liter cap tikus menjadi 80 liter alkohol, yang nantinya akan digunakan dalam pembuatan hand sanitizer.
"20 persen alkohol yang diambil dari cap tikus dengan kadar 77 persen," katanya.
16.jpg
Hand sanitizer dari bahan cap tikus ini dibuat dengan metode penyulingan. Foto: Dok istimewa
Yudi menjelaskan, hand sanitizer dari bahan cap tikus ini dibuat dengan metode penyulingan. Metode ini tujuannya untuk memurnikan zat cair pada titik didihnya, serta memisahkan cairan dari zat padat.
Untuk itu dengan metode ini, cap tikus dipanaskan dengan temperatur 70 derajat celcius sampai terjadi penguapan. Setelah itu, uapnya diambil dan didinginkan kembali hingga menghasilkan alkohol dengan kadar 77 persen.
Lanjut Yudi, setelah didapatkan alkohol dengan kadar tersebut, selanjutnya, untuk menghasilkan hand sanitizer, alkohol dicampurkan dengan bahan kimia lainnya seperti gliserol dan hydrogen peroxide serta aquades.
ADVERTISEMENT
"Hal ini sudah sesuai standar World Health Organization (WHO)," ungkapnya.
15.jpg
Cap tikus yang digunakan merupakan hasil sitaan kepolisian beberapa waktu lalu. Foto: Dok istimewa
Yudi menambahkan, saat ini Balai POM baru bisa mengolah tujuh liter cap tikus dalam sehari. Namun ke depan, pihaknya akan memaksimalkan sumber daya yang ada untuk mengolah hand sanitizer dengan bahan cap tikus lebih banyak lagi.
----
Reporter: Ikdal Amala
*kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white