kumparan
KONTEN PUBLISHER
16 September 2019 17:21

Kisruh Papua dan KPK, Rocky Gerung Minta Kecerdasan Pemerintah

1.jpeg
Diundang sebagai pemateri Seminar Nasional, Rocky Gerung minta mahasiswa harus kritisi pemerintah. Foto : Dok Banthayo.id
BANTHAYO.ID,GORONTALO – Akademisi Rocky Gerung menyoroti isu referendum Papua dan Revisi Undang-undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Rocky, pemerintah belum bisa merumuskan dua perkara itu. Akibatnya, Papua meminta keluar dari Indonesia.
ADVERTISEMENT
“Hingga saat ini Pemerintah Indonesia belum bisa memberikan keterangan yang masuk akal soal Papua dan KPK. Itu menunjukkan bahwa pemerintah belum bisa merumuskan yang masuk akal. Dengan kata lain mereka belum masuk akal,” ungkap Rocky di Kota Gorontalo, Senin (16/9).
2.jpeg
Kegiatan Seminar Nasional, Rocky Gerung soroti isu RUU KPK dan referendum Papua. Foto : Dok Banthayo.id
Saat ditanya soal RUU KPK, Rocky menyebut hal tersebut belum mempunyai kejelasan. Lantaran belum ada poin-poin yang menjadi usulan revisi.
“Apa yang direvisi? Presiden juga hingga saat ini tidak jelas mana yang mau direvisi. Jadi beliau menjelaskan sesuatu yang tidak ada di dalam usulan revisi. Dengan begitu, KPK kemudian mengambil sikap untuk mengundurkan diri beberapa pihak. Dengan kata lain polanya sekarang di tangan presiden, jadi siapa Ketua KPK? Ya presiden,” ucap Rocky.
ADVERTISEMENT
Sementara soal referendum Papua, Rocky menyoroti sikap pemerintah yang hingga kini belum ada titik terang. Dia menuturkan, pemerintah harus mencari alasan kenapa Papua ingin memisahkan diri dari Republik Indonesia.
“Jadi itu masalahnya. Kita tunggu saja apa keterangan presiden dalam satu, dua jam ke depan soal Papua. Apa pikiran pemerintah tentang nasib Papua,” ungkapnya.
WhatsApp Image 2019-09-16 at 18.05.32.jpeg
Rocky menyoroti sikap pemerintah yang hingga kini belum ada titik terang. Foto: Dok Banthayo.id
Jika hal ini tidak cepat ditangani pemerintah, lanjut Rocky, maka akan mengancam keutuhan NKRI. “Referendum adalah bagian agenda internasional. Dan saya akan menunggu kecerdasan pemerintah soal isu itu,” pungkasnya.
----
Reporter: Rahmat Ali
Editor: Febriandy Abidin
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan