Perempuan ASN Jadi Calo CPNS, Tipu 103 Warga Gorontalo dan Raup Rp 774 Juta

Konten Media Partner
21 Oktober 2021 13:36
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Perempuan ASN Jadi Calo CPNS, Tipu 103 Warga Gorontalo dan Raup Rp 774 Juta (19942)
searchPerbesar
Foto: ilustrasi
GORONTALO- Harapan 103 orang warga Kabupaten Gorontalo untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kandas di tengah jalan. Ratusan warga tersebut diduga ditipu oleh seorang perempuan bernama Esto Hariyanti Hartono.
ADVERTISEMENT
Aksi perempuan yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif di salah satu kantor kecamatan di Kabupaten Bone Bolango itu terungkap, setelah para korban melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan Esto bersama suaminya ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo pada Selasa, (19/10).
Dalam melakukan aksinya, Esto dibantu dua orang rekanya bernama Andi Masi dan Hadijah Djoli. Dua orang rekanya itu adalah pasangan suami istri yang berasal dari Kecamatan Pulabala, Kabupaten Gorontalo.
Dua sejoli Hadijah dan Andi bertugas sebagai perantara untuk menggait para korban agar mendaftarkan diri sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Para korban lalu diminta menyetorkan sejumlah uang melalui pasutri tersebut. Uang yang disetorkan para korban melaui Hadijah dan Andi kemudian diserahkan secara tunai kepada Esto.
ADVERTISEMENT
Kuasa hukum Andi Masi dan Hadijah Djoli, Surahman Sahrain menjelaskan, dua klienya juga menjadi korban dari perbuatan Esto. Ia menuturkan pertemuan antara Esto dan klienya bermula saat Esto meminjam uang sebesar Rp 2.500.000 pada awal tahun 2020 lalu.
"Hadijah Djoli dan Esto Hariyanti Hartonoadalah teman semasa kuliah. Tapi beda jurusan," kata Surahman.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Lanjut Surahman, setelah mendapatkan pinjaman uang dari Hadijah. Esto kemudian menawarkan bantuan akan memfasilitasi kerabat Hadijah untuk dijadikan PNS di Kabupaten Bolango. Sejak itulah Hadijah mengajak sejumlah kerabatnya agar mendaftarkan diri menjadi PNS.
“Total uang korban yang diserahkan klien kami kepada Esto Hariyanti Hartono sebesar 774 juta lebih," tegas Surahman.
Para korban menyetorkan uang kepada Hadijah secara bertahap atau dicicil. Mulai dari Rp 500.000 hingga 3 juta rupiah. Klien kami Hadijah juga sudah mengembalikan sebagian uang korban, sambungya.
ADVERTISEMENT
"Klien kami sudah mengembalikan uang para korban menggunakan dana pribadi. Total yang sudah dikembalikan mencapai Rp 100 juta lebih," ucapnya.
Sementara itu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Esto mengaku akan mengembalikan semua uang para korban setelah rumahnya terjual.
“Saya akan melunasi semua hutang setelah rumah saya terjual," pungkas Esto.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020