18 Santri Bintan Positif COVID-19 Isolasi Mandiri di Pondok Pesantren Mereka

Konten Media Partner
23 September 2020 11:35 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ilustrasi
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Bintan - Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 2 orang lagi pada Senin (21/9/2020). Mereka berasal dari Klaster Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Toapaya.
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni, mengatakan tambahan dua pasien positif covid-19 itu adalah seorang santri perempuan dan laki-laki. Keduanya diduga tertular virus tersebut dari santri lainnya yang terlebih dahulu tertular.
"Ada tambahan 2 orang mereka santri juga di Ponpes Darus Ilmi yang berada di Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya," ujar Gama, Selasa (22/9/2020).
Dua santri yang positif Covid-19 itu adalah Lpa berusia 12 tahun. Perempuan ini mengalami sakit dengan gejala batuk pada 14 September 2020. Lalu diperiksa kesehatannya pada keesokan harinya ke Puskesmas Toapaya. Gadis ini juga menjalani pengambilan swab tenggorokan dan hidung sebanyak 2 kali yaitu pada 15-16 September 2020.
Sedangkan Ang berusia 14 tahun mengalami sakit dengan gejala lemah dan ansomia di hari yang sama. Ia diperiksa ke Puskesmas Kawal dan menjalani pengambilan swab tenggorokan dan hidung sebanyak 2 kali pada hari yang sama juga.
ADVERTISEMENT
"Hasil swab Lpa dan Ang yang pertama menunjukkan negatif namun swab keduanya positif. Jadi kedua santri tersebut ditetapkan sebagai pasien terkonfirmasi positif kasus ke 132 dan ke 133. Kini mereka menjalani isolasi secara mandiri di ponpes tempat mereka tinggal," jelasnya.
Data terakhir tercatat 16 santri yang mondok di ponpes tersebut positif Covid, sehingga totalnya saat ini menjadi 18 santri.
Dengan adanya tambahan dua pasien itu, maka jumlah pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bintan sampai saat ini sebanyak 133 orang. Dari total itu 3 orang dinyatakan meninggal dunia dan 85 orang sembuh. Sedangkan 45 orang lagi masih menjalani perawatan dan isolasi secara mandiri.
"Selain itu ada juga yang masuk dalam golongan suspek. Kini jumlahnya ada 34 orang dan semuanya sudah diambil swabnya," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Baca berita lainnya di www.batamnews.co.id