News
·
13 April 2021 14:47

Baru 30 Persen Lansia di Tanjungpinang Terima Vaksin Covid-19

Konten ini diproduksi oleh BATAMNEWS
Baru 30 Persen Lansia di Tanjungpinang Terima Vaksin Covid-19 (426936)
aksinasi Covid-19 bagi lansia di Kepri, beberapa waktu lalu. (Foto: dok. Batamnews)
Tanjungpinang, Batamnews - Tanjungpinang, Batamnews - Layanan vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Tanjungpinang, Kepulauan Riau tetap berjalan di sejumlah puskesmas meski memasuki bulan Ramadan.
ADVERTISEMENT
Plt Kadis Kesehatan Kota Tanjungpinang, Nugraheni menyampaikan, penyuntikan vaksinasi bagi lansia di Tanjungpinang baru terealisasi 30 persen dari jumlah 17 ribu yang ditargetkan.
Untuk itu, di bulan puasa ini pelaksanaan vaksinasi tetap dilaksanakan setiap puskesmas di Tanjungpinang.
"Penyuntikan vaksin tetap, tapi jumlahnya dikurangi, kan masih ada yang non-muslim juga, soalnya kita ini yang lansia ketinggalan," ucapnya, Selasa (13/4/2021).
Ia menuturkan, rendahnya penyuntikan vaksinasi bagi lansia itu dikarenakan pihaknya belum berhasil meyakinkan masyarakat untuk divaksin. Padahal, dengan 11 titik penyuntikan, seharusnya vaksinasi berjalan dengan optimal bisa lebih dari jumlah yang ditargetkan.
"Karena yang datang itu tak sesuai yang diharapkan, tanti saya rapat dengan kepala Puskesmas salah satunya membahas masalah vaksinasi lansia ini," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Meski penyuntikan vaksin bagi lansia masih rendah, Nugraheni mengklaim bahwa pelaksanaan vaksin di Tanjungpinang cukup bagus dibandingkan daerah lain.
"Vaksinasi terhadap petugas kesehatan sudah terlaksana 87 persen, pelayanan publik sudah 67 persen dan untuk saat ini masih 30 persen lebih," jelasnya.
(adi)
Plt Kadis Kesehatan Kota Tanjungpinang, Nugraheni menyampaikan, penyuntikan vaksinasi bagi lansia di Tanjungpinang baru terealisasi 30 persen dari jumlah 17 ribu yang ditargetkan.
Untuk itu, di bulan puasa ini pelaksanaan vaksinasi tetap dilaksanakan setiap puskesmas di Tanjungpinang.
"Penyuntikan vaksin tetap, tapi jumlahnya dikurangi, kan masih ada yang non-muslim juga, soalnya kita ini yang lansia ketinggalan," ucapnya, Selasa (13/4/2021).
Ia menuturkan, rendahnya penyuntikan vaksinasi bagi lansia itu dikarenakan pihaknya belum berhasil meyakinkan masyarakat untuk divaksin. Padahal, dengan 11 titik penyuntikan, seharusnya vaksinasi berjalan dengan optimal bisa lebih dari jumlah yang ditargetkan.
ADVERTISEMENT
"Karena yang datang itu tak sesuai yang diharapkan, tanti saya rapat dengan kepala Puskesmas salah satunya membahas masalah vaksinasi lansia ini," ujarnya.
Meski penyuntikan vaksin bagi lansia masih rendah, Nugraheni mengklaim bahwa pelaksanaan vaksin di Tanjungpinang cukup bagus dibandingkan daerah lain.
"Vaksinasi terhadap petugas kesehatan sudah terlaksana 87 persen, pelayanan publik sudah 67 persen dan untuk saat ini masih 30 persen lebih," jelasnya.
(adi)
Baca berita lainnya di www.batamnews.co.id
Berita ini pertama kali terbit di