News
·
5 Mei 2021 11:08

Pengacara Beberkan Kronologi Pengeroyokan Helmy Hemilton

Konten ini diproduksi oleh BATAMNEWS
Pengacara Beberkan Kronologi Pengeroyokan Helmy Hemilton (193952)
Rekaman CCTV pengeroyokan Helmy Hemilton. (tangkapan layar).
Batam, Batamnews - Mantan Anggota DPRD Batam, Helmy Hemilton menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang di kawasan Harbour Bay Batam, Minggu (2/5/2021) malam.
ADVERTISEMENT
Penasihat hukum Helmy Hemilton, Dr Alwan Hadiyanto menyanggah jika kliennya sempat cekcok atau ribut dari dalam tempat hiburan malam dengan sejumlah orang. Kemudian terjadi perkelahian yang tidak seimbang.
"Informasi yang disampaikan di media massa itu tidak benar adanya. Klien kami itu keluar dari Hotel tempat dia nginap bersama keluarga untuk mencari makan sahur," kata Alwan, Selasa (4/5/2021).
Menurutnya, Helmy Helmilton sebelumnya nginap di salah satu hotel yang ada di Harbour Bay bersama keluarga untuk liburan. Anak istrinya pun ikut saat liburan keluarga tersebut.
Ia menyebut Helmy keluar dari hotel ketemu dengan teman-teman partai, kemudian beli nasi bungkus untuk sahur yang akan dibagikan untuk warga.
ADVERTISEMENT
"Setelah sahur on the road, Helmy sempat memutar di sekitaran Harbour Bay," kata Alwan.
Saat itu, ditambahkannya ada orang yang bikin penyebab kemacetan, kemudian Helmy turun dari mobil untuk mengetahui penyebabnya dan sempat ingin melerai pertikaian saat itu.
"Saat baru menanyakan, hai ada apa. Klien kami langsung dipukul dari arah belakang. Spontan saja klien kami itu jatuh dan tersungkur ke jalan. Belum lagi sempat berdiri, sejumlah orang langsung memukul dan menendangnya. Setelah klien kami tak berdaya, sejumlah orang yang mengeroyok tadi langsung pergi," katanya.
Selanjutnya, Sebut Alwan, Helmy dengan kondisi sudah babak belur itu berusaha berdiri dan pelan-pelan menuju ke kendaraan yang diparkirnya itu.
ADVERTISEMENT
Dalam kondisi kritis itu, Helmy langsung pergi ke Rumah Sakit Awal Bros. Sementara istri dan keluarganya yang berada di hotel tidak mengetahui kejadian tersebut.
"Klien kami langsung ditangani pihak rumah sakit. Dia pun langsung menjalani operasi sekira pukul 08.00 WIB hari itu juga. Tangan dan kakinya pun mengalami cidera di bagian tulang," ujarnya.
Alwan menyebutkan, pihak keluarga baru mengetahui kalau Helmy dikeroyok sejumlah orang sekitar pukul 07.00 WIB.
Setelah keluarga tahu, pihak kepolisian pun langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Sekali lagi kami sampaikan, bahwa tidak benar jika klien kami itu sempat ribut di salah satu tempat hiburan malam dan terjadi perkelahian sampai di luar," tegas Alwan.
ADVERTISEMENT
Alwan berharap dengan penjelasan yang disampaikan ini, publik bisa mengetahui kejadian yang sebenarnya.
(fox)
Baca berita lainnya di www.batamnews.co.id
Berita ini pertama kali terbit di