News
·
26 November 2020 10:56

Rakor Kesiapan Pilkada, Bengkong Kekurangan 10 Ribu Surat Suara

Konten ini diproduksi oleh BATAMNEWS
Rakor Kesiapan Pilkada, Bengkong Kekurangan 10 Ribu Surat Suara (372774)
ilustrasi
Batam - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam kembali melakukan rapat koordinasi terkait persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada Desember mendatang. Rapat tersebut berlangsung di kantor Wali Kota Batam, Rabu (25/11/2020).
ADVERTISEMENT
Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum mengatakan, rapat koordinasi tersebut untuk menindaklanjuti arahan dari Menko Polhukam.
"Jadi setiap provinsi kabupaten melakukan rapat evaluasi, mengkoreksi dan mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Kita undang Bawaslu dan KPU," ujar Syamsul usai rapat.
Dalam rapat tersebut, Syamsul menyampaikan bahwa pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan kesiapan pelaksanaan dan Bawaslu menyampaikan pengawasan selama pelaksanaan. LaluKapolresta Barelang dan Dandim menyampaikan kesiapan di bidang keamanan.
"Semuanya tadi sudah disampaikan dalam keadaan konduaif," katanya.
Namun ada persoalan yang dibahas dalam rapat tersebut, yaitu mengenai data pemilih yang belum ada. Padahal Kartu Tanda Penduduk (KTP) telah jadi. “Itu desk Pilkada diketuai oleh pak Sekda, masih ada KTP yang sudah jadi tapi belum masuk,” katanya.
ADVERTISEMENT
Kemudian juga kendala lainnya mengenai kekurangan 10 ribu kertas suara di Kecamatan Batam Kota. Dalam rapat tersebut diambil opsi untuk pindah ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau petugas TPS membawa formulir ke tempat yang bersangkutan.
“Ini yang harus diperhatikan dulu karena pengamanan di tingkat kertas suara," katanya.
Selain itu, lanjut Syamsul, dalam rapat ini juga dibahas hasil simulasi pilkada beberapa waktu lalu. Kemudian disosialisasikan kembali ke seluruh KPU diseluruh Kota Batam.
Syamsul mengatakan dirinya sudah meninjau dimana saja titik TPS yang ada di Batam. Dan sudah diberitahukan kepada pihak kepolisian sehingga bisa back-up porsenil.
"Kalau porsenil kurang di pak Kapolres akan di back-up oleh Pak Kapolda," kata dia.
Kemudian untuk di tingkat sistem, sudah menggunakan sistem rekaptulasi dan sudah digital. Sistem digital ini akan dijadikan basis sistem penghitungan suara.
ADVERTISEMENT
"Karena sudah menggunakan sistem, apabila ada deteksi kecurangan dari awal sudah kita siasati. Komitmen aparat, saksi, petugas, penyelenggara dan timses sangat dibutuhkan. Sehingga Pilkada bisa berjalan dengan sukses, bersih yang tentunya memberikan partisipasi," katanya.
Untuk itu, Ia meminta Camat dan Lurah wajib sosialisasi Pilkada serentak ini. Sehingga semua pemilih bisa dapat berpartisipasi.
"Masyarakat datang bergiliran sesuai dengan jamnya mereka," ucapnya.
(ret)
Baca berita lainnya di www.batamnews.co.id
Berita ini pertama kali terbit di