Umrah Bareng Anggaran APBD Batam Tuai Syak Wasangka

Konten Media Partner
22 November 2022 16:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ilustrasi
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi
ADVERTISEMENT
Batam, Batamnews - Umrah bareng dilakukan Wali Kota Batam, Rudi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) ke tanah suci belum lama ini. Rudi juga didampingi istri, Marlin Agustina, Wakil Gubernur Kepri.
ADVERTISEMENT
Selain Wali Kota Batam dan unsur FKPD, terdapat juga rombongan yang terdiri dari 80 orang yang terpilih untuk diberangkatkan umrah. Kegiatan itu dianggarkan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.
Pemko Batam sebelumnya memang memberikan apresiasi kepada 80 orang tersebut, karena dianggap berjasa selama ini dalam pembangunan Kota Batam.
Hanya saja, Pemko Batam dinilai tidak transparan. Nama-nama tokoh yang dianggap berjasa tersebut tidak pernah dipublikasikan sejauh ini. Alasannya, untuk menghindari kecemburuan sosial yang bisa terjadi.
Namun isu yang beredar di masyarakat berbuah syak wasangka. Apakah betul tokoh-tokoh yang diberangkatkan itu sudah sesuai dengan aturan dan layak diberikan apresiasi tersebut?
ADVERTISEMENT
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Batam, Mahlil membeberkan alasannya tak mempublikasikan daftar nama itu.
“Kalau nama-namanya kita sebar, nanti akan membuat yang lain iri karena tidak terpilih,” kata dia.
Selain itu dikatakannya, hal tersebut butuh koordinasi dengan Kepala Dinas Kominfo Batam.
Ia menjelaskan, untuk mendapat kesempatan diberangkatkan umrah oleh Pemko Batam, ada persyaratan yang harus dipenuhi. Selain itu kata Mahlil, jumlah yang berangkat umrah terbatas karena dana yang minim. “Kedepan jumlahnya kami tambah,” ucapnya.
Untuk 80 tokoh masyarakat yang diberangkatkan umrah, Mahlil menyebutkan terdiri dari unsur imam masjid, mubalig, RT/RW, IPM, kader posyandu dan majelis taklim.
"Diberangkatkan atas apresiasi Pemko Batam. Program ini udah lama tertunda dari 2018/2019. Tahun 2020-2021 tak berangkat. Ini yang keempat bagi tokoh masyarakat yang muslim," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Namun apakah Wali Kota Batam bersama unsur FKPD juga ikut nebeng umrah dari APBD Batam? Mahlil membantahnya.
“Pak Wali ikut, tapi rombongan FKPD bukan bareng dengan 80 tokoh masyarakat. Mereka (FKPD) menggunakan dana masing-masing," ujarnya.
Tanggapan Wali Kota Batam
Sementara itu Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengakui dirinya bersama istri, Marlin Agustina dan unsur FKPD berangkat umrah bersama pada Kamis (10/11/2022). Sehari sebelumnya, 80 orang tokoh masyarakat terlebih dahulu diberangkatkan.
Keberangkatan Rudi bersama FKPD memunculkan isu tidak sedap. Mereka diduga nebeng berangkat umrah dengan menggunakan APBD tersebut.
Rudi membantah isu itu. Ia menegaskan dalam APBD tahun 2022 tidak ada plot untuk umrah bersama FKPD Batam.
"Lihat saja di Kabag Kesra Pemko Batam ada tidak rencana anggaran di tahun 2022. Kalau tidak ada berarti sudah selesai," ujar Rudi, Selasa (22/11/2022).
ADVERTISEMENT
Ia mengakui memang ada anggaran untuk umrah bersama, akan tetapi itu khusus bagi 80 orang tokoh masyarakat yang beragama muslim. Para tokoh itu menurutnya diberi kesempatan untuk umrah secara gratis yang dibiayai Pemko Batam karena berkontribusi bagi pembangunan Kota Batam.
"Kami (FKPD) tak mungkin berangkat pakai APBD. Pakai uang negara tak boleh maka kita bayar masing-masing," kata Rudi.
Namun mengenai alasan berangkat umrah secara bersama-sama, Rudi mengaku hal itu sebagai kebersamaan usai bekerja saat Pandemi Covid-19. Dan di samping itu, Makkah juga telah membuka pintu masuk untuk para jemaah yang ingin melaksanakan umrah.
"Khusus yang beragama Islam saja. Saya bilang ke FKPD, Ayo kita jalan-jalanlah. Mumpung kondisi Covid-19 sudah mulai terkontrol. Mereka bersedia maka berangkatlah kami," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Ia juga membantah membiayai seluruh perjalanan umrah bareng FKPD tersebut. "Sebanyak itu yang berangkat saya uang dari mana? Silakan tanya ke Travel Zulindo siapa yang bayar," ucapnya.
(ret)
Baca berita lainnya di www.batamnews.co.id
Berita ini pertama kali terbit di
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020