News
·
22 November 2020 21:28

Balita Ditinggal Jualan Tewas Tercebur Sumur

Konten ini diproduksi oleh Bengawan News
Balita Ditinggal Jualan Tewas Tercebur Sumur (7188)
Seorang balita tercebur sumur kedalaman 12 meter. Balita itu tewas ketika bermain sendirian di belakang rumahnya dan ditinggal ibunya melayani pembeli ketika berjualan
BOYOLALI - Seorang bayi di bawah lima tahun (balita) tercebur sumur kedalaman 12 meter. Tidak hanya itu, bayi bernama Agam Abdullah Pratama diketahui tewas ketika dievakuasi warga. Kejadian ini menimpa di Dukuh Manggal, RT 18/RW 06, Desa/Kecamatan Simo, Minggu (22/11). Hal ini dikatakan Kasubbag Humas AKP Bambang Rusito M mewakili Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat.
ADVERTISEMENT
"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban tengah bermain sendirian di belakang rumahnya," terangnya.
Balita Ditinggal Jualan Tewas Tercebur Sumur (7189)
Sumur kedalaman 12 meter. Kejadian ini menimpa seorang balita yang tercebur ke dalam sumur di Dukuh Manggal, RT 18/RW 06, Desa/Kecamatan Simo, Minggu (22/11)
Ditemukan tewas, berawal dari Tutik sebagai ibu balita mengaku mencari anaknya usai melayani pembeli ketika berjualan. Alhasil, ibu korban bersama tetangganya, Sumarni (36) mencari sekaligus mencurigai penutup sumur selama ini rusak. Benar, ketika dilihat dari celah lubang kayu penutup diduga rapi terlihat ada sosok balita mengapung.
"Ibu korban bernama Tutik merupakan seorang pedagang. Saat ditinggal melayani pembeli, si anak ini bermain di belakang rumahnya," jelas Bambang.
Balita Ditinggal Jualan Tewas Tercebur Sumur (7190)
Suasana rumah korban di Dukuh Manggal, RT 18/RW 06, Desa/Kecamatan Simo, Minggu (22/11)
Keduanya teriak histeris minta tolong sehingga belasan orang tetangganya kemudian bergegas untuk mendatangi lokasi tersebut. Warga bersama dengan aparat Polsek Simo mengevakuasi korban.
Dari hasil pemeriksaan bersama tim medis tidak didapati tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga terjatuh sendiri ke dalam sumur sedalam kurang lebih 12 meter.
ADVERTISEMENT
"Keluarga korban sudah menerima musibah ini dan tak akan menuntut siapa pun," pungkasnya. (Agung Santoso)