kumparan
search-gray
News13 Juli 2020 20:15

Hari Pertama Tahun Ajaran Baru, Masih Terdapat Sekolah yang Lakukan Tatap Muka

Konten Redaksi Bengawan News
Hari Pertama Tahun Ajaran Baru, Masih Terdapat Sekolah yang Lakukan Tatap Muka (985636)
Etty Retnowati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, saat ditemui di Balai Kota Solo
SOLO - Hari pertama tahun ajaran baru, Senin (13/07) masih terdapat sekolah yang melakukan tatap muka dengan peserta didiknya di Solo. Hal tersebut dikatakan Etty Retnowati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, saat ditemui di Balai Kota Solo.
ADVERTISEMENT
"Hari pertama tahun ajaran baru ini sebenarnya enggak ada masalah, semua lancar. Tetapi ada 1 laporan ke saya, ada satu SD swasta melakukan tatap muka. Namun sudah kami cek, kan tidak boleh tatap muka. Edaran dari kita juga sudah sangat jelas," ungkap Etty.
Lebih lanjut, Dinas Pendidikan Kota Surakarta akan kembali melakukan pengecekan ke sekolah tersebut keesokan harinya.
"Besok akan kami lihat lagi. Nanti tetap kita cek, kan ada pengawas juga. Kalau sampai nanti ketahuan lagi akan kami peringatkan, tidak boleh. Kalau ada apa-apa nanti siapa risikonya yang akan menanggung," tegasnya.
Menurutnya, saat ini sekolahan sedang dalam tahap MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. MPLS saat ini harus tetap dilaksanakan secara virtual.
ADVERTISEMENT
"Prinsip pokoknya tidak ada tatap muka. Ini kan masih MPLS, ada yang Google Classroom, ada yang pakai YouTube jadi enggak masalah bisa diakses. Kita tidak ingin sekolah menjadi klaster penularan baru COVID-19. Ini sementara baru satu, mudah-mudahan besok tidak ada lagi," tuturnya.
Dinas Pendidikan Kota Surakarta menekankan pada sekolah-sekolah di Surakarta agar melaksanakan MPLS secara virtual. Boleh saja mengundang pihak orang tua, namun tetap harus dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Untuk anak-anak tetap tidak boleh bertatap muka.
"Maka, seharusnya sekolah membuat video tentang sekolahnya, tentang kepala sekolahnya, tentang guru-gurunya, kemudian itu di-share di YouTube jadi enggak ada tatap muka, sehingga murid-murid bisa melihat ‘oh sekolahku seperti ini, guru-guruku seperti ini’," saran Etty. (Fernando Fitusia)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white