News
·
14 Oktober 2021 19:18
·
waktu baca 2 menit

Komisi VI DPR Dorong Indonesia Financial Group Berperan dalam Pemulihan Ekonomi

Konten ini diproduksi oleh Bengawan News
Komisi VI DPR Dorong Indonesia Financial Group Berperan dalam Pemulihan Ekonomi (822536)
searchPerbesar
Sosialisasi mengenai peran IFG dan anak perusahaan dalam menyediakan produk asuransi dan penjamin di masyarakat yang digelar di Kota Solo, Kamis (14/10/2021).
SOLO-Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima meminta agar Indonesia Financial Group (IFG)semakin meningkatkan peran dalam pemulihan ekonomi yang sempat melambat akibat pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Hal itu disampaikan dalam sosialisasi mengenai peran IFG dan anak perusahaan dalam menyediakan produk asuransi dan penjamin di masyarakat yang digelar di Kota Solo, Kamis (14/10/2021).
Sosialisasi itu digelar oleh empat anak perusahaan Indonesia Financial Group (IFG) mulai dari PT Jamkrindo, PT Jasindo, PT Askrindo, dan PT Jasa Raharja yang dilaksanakan di Hotel The Sunan Solo.
Menurut Aria Bima, pandemi COVID-19 yang telah berlangsung sejak awal 2020 lalu memiliki dampak yang luas bagi seluruh sektor di Indonesia, terutama sektor UMKM yang mengalami penurunan omzet secara drastis.
"Oleh karenanya di masa pandemi ini pemerintah memberikan program-program untuk membantu dunia usaha. Untuk dunia usaha kita berikan insentif tunai dan keringanan kredit. Selain mengelola sistem kredit, pemerintah juga memberikan insentif dalam bentuk asuransi dan jaminan," jelas Aria Bima.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Menurutnya, Indonesia Financial Group (IFG) sebagai BUMN holding asuransi dan penjaminan diharapkan mampu menggerakan pertumbuhan ekonomi secara nasional serta meningkatkan stabilitas dan inklusi keuangan nasional.
Indonesia Financial Group (IFG) sendiri saat ini memiliki 9 entitas anak perusahaan, mulai dari PT Jasa Raharja, PT Jamkrindo, PT Jasindo, PT Askrindo, PT Bahana Sekuritas, PT Graha Niaga Tata Utama, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Artha Ventura, dan PT Bahana Capital Investa.
Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN juga telah menyiapkan dana yang berasal dari Penyertaan Modal Negara, yang mengacu pada PP No. 20 tahun 2020. Peraturan itu berisi tentang penambahan penyertaan modal negara ke dalam modal saham PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) yang sekarang menjadi IFG.
ADVERTISEMENT
"Dengan IFG ini kita sinergikan, kita kolaborasikan, kita kerja samakan antara BUMN asuransi bersama BUMN lainnya," kata dia.
(Fernando Fitusia)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020