kumparan
18 Mei 2019 12:44 WIB

Komplotan Pedagang Pil PCC Dijatuhi Vonis MA

Pemusnahan Pil PCC pada bulan Desember 2017 Silam. (Agung Santoso)
SOLO - Tujuh terpidana kasus perdagangan Pil Paracetamol Caffeindan Carisoprodol (PCC) resmi mendapatkan vonis hukuman setelah proses kasasi ke tingkat Mahkamah Agung (MA). Putusan yang dijatuhkan kepada para terpidana justru lebih ringan dibandingkan putusan dari Pengadilan Negeri Kota Solo. Hal ini disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Solo, Endang Sapto Pawuri, pada Jumat (17/5/2019) siang.
ADVERTISEMENT
"Sempat diproses di Pengadilan Negeri Solo. Ketujuh terdakwa tidak menerima putusan dari PN Solo. Mereka menyatakan banding tingkat PT (Pengadilan Tinggi-red) di Semarang. Mereka masih tidak puas lagi, hingga akhirnya ke tingkat MA. Dan akhirnya final,” terang Sapto.
Dalam putusan kasasi MA, Sri Anggono alias Ronggo (42) sebagai penyedia bahan produksi pil PCC, divonis 8 tahun penjara. Kemudian terdakwa Wildan Adhyastha (24) yang menggerakan 5 orang anak buahnya untuk memproduksi pil PCC, divonis 5 tahun penjara. Awalnya, Ronggo dan Wildan divonis 10 tahun penjara pada sidang yang digelar Pengadilan Negeri Kota Solo pada tanggal 30 Mei 2018 dan dikenakan masing-masing denda Rp 1 miliar dan Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara.
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Tjondro Kirono, bersama para pejabat dari Polda Jawa Tengah, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta pejabat pemerintah Kota Solo, disela-sela acara pemusnahan pil PCC. (Agung Santoso)
"Mereka akan menjalani hukuman sesuai vonis MA. Bahkan vonis ini lebih rendah dibandingkan vonis di PN," lanjut Sapto.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, para karyawan Wildan, yakni Jaja Isworo (22), Heri Dwimanto (22), Maryanto (48), Susilo (44), dan Suwardi (44), masing-masing dituntut 10 tahun penjara. Dalam putusan kasasi MA, para terpidana dijerat pasal yang sama, yakni Pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan pasal 55 ayat 1 tentang turut serta dalam pemufakatan jahat. (Agung Santoso)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan