Lewat Tes DNA, Polisi Sragen Ungkap Pencabulan Siswi SMP oleh Ayah Tiri

Konten Media Partner
29 Juli 2022 21:58
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tersangka pencabulan anak tiri, J (34), di Mapolres Sragen. FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Tersangka pencabulan anak tiri, J (34), di Mapolres Sragen. FOTO: Agung Santoso
ADVERTISEMENT
SRAGEN - Kasus pencabulan yang menyebabkan siswi SMP berinisial DADJ (13) berhasil diungkap Polres Sragen. Lewat tes DNA terhadap bayi korban, akhirnya ayah tiri korban, J (34), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
ADVERTISEMENT
“Peristiwa ini setahun lalu dilaporkan ibu kandungnya. Ayah tirinya ikut melaporkan ke Polres. Tapi tuduhannya ditujukan kepada paman korban berinisial T,” ujar Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, Jumat (29/07/2022).
Asusila itu terjadi di rumah korban, yang terletak di Kecamatan Jenar, Sragen.
Polisi yang melakukan menyelidiki kasus ini lalu melakukan tes DNA terhadap bayi DADJ, yang dilahirkan Juni 2022.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Dari tes DNA ini akhirnya kami berhasil mengungkap bahwa yang melakukan persetubuhan dengan korban adalah bapak tirinya.”
J lalu ditangkap polisi dan diancam hukuman 15 tahun penjara, karena dianggap melanggar UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
Sementara itu tersangka J mengaku sudah 17 kali melakukan aksinya.
“Saya lakukan sewaktu istri tidur siang hari,” katanya.
ADVERTISEMENT
(Agung Santoso)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020