News
·
2 September 2020 21:49

Paslon Bajo Latihan Naik Kuda Sebelum Daftar Pilwalkot Solo

Konten ini diproduksi oleh Bengawan News
Paslon Bajo Latihan Naik Kuda Sebelum Daftar Pilwalkot Solo (959693)
searchPerbesar
Paslon Bajo saat ini tengah melakukan persiapan sebelum melakukan pendaftaran sebagai Pilwalkot Solo dengan latihan menaiki kuda
SOLO - Pasangan independen Bagyo Wahyono dengan FX Supardjo (Bajo) saat ini tengah melakukan berbagai persiapan sebelum melakukan pendaftaran sebagai Paslon Pilwalkot Solo di KPU Kota Surakarta yang akan dilakukan pada Minggu, (06/08) mendatang.
ADVERTISEMENT
Salah satu persiapan yang dilakukan adalah dengan latihan menaiki kuda. Karena seperti yang telah direncanakan sebelumnya bahwa Paslon Bajo akan menaiki kuda dari posko pemenangan yang berada di Penumping menuju ke KPU Kota Surakarta.
Ditemui di kediamannya, Rabu (02/09) FX Supardjo ternyata justru mengalami kesulitan saat menaiki kuda. Karena ini merupakan kali pertamanya naik kuda.
"Untuk pertama kali duduk di atas kuda penyeimbangannya saja masih kurang. Kesulitannya ya itu, saya kan masih awam sama sekali untuk mengendalikan. Sampai saat ini saja kan masih dibimbing, dituntun, kalau dilepas juga belum berani," ungkap FX Supardjo.
Supardjo menambahkan saat pertama kali latihan, dia mengelilingi komplek perumahan Ketua Tikus Pithi Hanoto Baris yaitu Tuntas Subagyo yang berada di daerah Purbayan selama setengah jam.
ADVERTISEMENT
"Ini paling enggak sebelum hari Minggu kita akan lakukan latihan sekali lagi. Yang jelas, kita berangkat dari posko Penumping sampai dengan KPU. Nanti yang naik kuda Pak Bagyo dengan saya, kemudian di belakangnya juga ada kereta kuda kemungkinan rencananya ada 9 tapi belum tahu nanti realisasinya. Lalu di belakangnya jalan kaki," jelasnya.
Berbeda dengan FX Supardjo, ternyata Bagyo Wahyono lebih terbiasa untuk menaiki kuda.
"Kalau Pak Bagyo lebih banyak naik kudanya daripada saya. Karena dia itu kan pernah belajar naik kuda di Parangtritis. Saya sama sekali belum pernah baru sekali," pungkasnya. (Fernando Fitusia)