News
·
2 September 2020 21:36

Prodi Ilmu Sejarah FIB UNS Koleksi Katalog Digital di Perpustakaan Mangkunegaran

Konten ini diproduksi oleh Bengawan News
Prodi Ilmu Sejarah FIB UNS Koleksi Katalog Digital di Perpustakaan Mangkunegaran (255004)
Riset Grup Sejarah Kebudayaan dari Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) di Perpustakaan Reksopustaka Mangkunegaran
SOLO - Riset Grup Sejarah Kebudayaan dari Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) di Perpustakaan Reksopustaka Mangkunegaran. Alasan dilakukannya digitalisasi koleksi perpustakaan karena secara umum, perpustakaan mempunyai peranan yang sangat sentral dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan.
ADVERTISEMENT
Ketua tim penelitian prodi Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, FIB UNS, Dr. Susanto mengungkapkan Surakarta merupakan kota yang sangat penting karena dulunya merupakan pusat kota pemerintahan kerajaan untuk Kasunanan Surakarta dan Kadipaten Mangkunegaran.
"Surakarta menyimpan banyak sumber informasi tentang Jawa lama yang berkaitan dengan pemerintahan tradisional maupun kolonial Hindia Belanda. Dengan status tersebut, tentu saja Surakarta menjadi ideal berkaitan dengan sumber informasi sejarah," paparnya, Rabu (02/09/20).
Selain itu, perpustakaan ini mempunyai koleksi yang lengkap mulai pemerintahan Mangkunegara I hingga Mangkunegara IX (Abad XVIII-abad XXI). Selain koleksinya yang lengkap baik berupa naskah maupun arsip.
"Selesai koleksinya yang lengkap, pengelolaan perpustakaan ini sangat terbuka," ujarnya.
Dengan dilakukannya pengabdian ini adalah untuk membuat katalog digital koleksi Reksopustaka Mangkunegaran. Hal ini dilakukan guna meningkatkan sirkulasi koleksi dan mempermudah akses pengunjung, khususnya peneliti dalam memperoleh sumber penelitian.
ADVERTISEMENT
"Hasil berupa katalog digital pengabdian ini juga akan menerbitkan buku katalog ber-ISBN yang akan dibagikan kepada stakeholder terkait seperti Dinas Arpusda Jateng di Semarang, Arpusda DIY, Arpusda Kota Surakarta, dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta," terangnya.
Untuk saat ini, hasil dari Katalog Digital masih dalam tahap editing oleh pihak Mangkunegaran. (Tara Wahyu)