News
·
19 Oktober 2020 13:35

Rekor, Jumlah Kasus Positif Corona di Solo Bertambah 59 Kasus

Konten ini diproduksi oleh Bengawan News
Rekor, Jumlah Kasus Positif Corona di Solo Bertambah 59 Kasus (400689)
Foto Doc. Bengawan News
SOLO - Kasus COVID-19 di Kota Solo bertambah 59 kasus baru, pada Minggu (18/10), sehingga kumulatif penambahan kasus virus corona di Solo sebanyak 957 kasus.
ADVERTISEMENT
Penambahan 59 kasus dalam sehari merupakan rekor terbanyak semenjak Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kota Solo. Tambahan kasus baru ini menyebar di sejumlah kelurahan yang ada di Surakarta.
Sebaran tersebut di antaranya di Kelurahan Mojosongo, Jebres, Manahan, Kadipiro, Jajar, Serengan, Joyosuran, Pajang, dan Purwosari dengan masing-masing tambahan satu kasus. Tambahan kasus dua orang ditemukan di Baluwarti, Gilingan, Kadipiro, Sondakan, dan Panularan.
Selain itu, kasus baru juga ditemukan di klaster perkantoran swasta di Kelurahan Tipes dan klaster keluarga di Kelurahan Bumi.
"Klaster keluarga di Kelurahan Bumi ditemukan pasca-dilakukan uji swab terhadap 14 orang, dan 9 di antaranya terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka sempat menggelar acara keluarga yang melibatkan anggota keluarga serta rekan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan untuk kasus perkantoran swasta telah dilakukan tracing sehingga klaster ini bisa segera dilakukan pencegahan.
"Kemarin ada penambahan lumayan banyak yakni 59 kasus. Lumayan banyak, dua klaster baru dari finance dan klaster keluarga (ulang tahun- read)," paparnya, Senin (19/10).
Saat ini kantor swasta tersebut dilakukan penutupan selama 14 hari untuk mencegah penyebaran COVID-19, dengan tambahan kasus ini jumlah kumulatif Solo tembus 957 kasus, dengan perincian 664 sembuh, 197 isolasi mandiri, 61 perawatan, dan 35 meninggal dunia. Data pasien meninggal ada tambahan 3 orang. (Tara Wahyu)