kumparan
17 Mar 2019 21:13 WIB

Sosialiasi Pemilu Lewat Flashmob

Para remaja mengikuti acara sosialiasi pemilu di Solo Car Free Day yang diadakan oleh Bawaslu Kota Solo pada Minggu (17/03/2019). (Tara Wahyu N.V.)
SOLO – Dalam rangka mewujudkan pemilu yang damai, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo mengadakan flashmob bersama siswa SMA Yoseph Surakarta, pada Minggu (17/03/2019) di Solo Car Fee Day (CFD). Acara yang dihadari sekitar 100 siswa ini diadakan sebagai ajang edukasi bagi generasi milenial terkait pentingnya ajang pemilu.
ADVERTISEMENT
Komisioner Bawaslu Divisi Hukum, Data dan Informasi, Agus Sulistyo, mengatakan cara dalam mendekati pemilih milenial memang harus menggunakan cara-cara modern, seperti flashmob dan musikalisas9 puisi.
“Ini cara komunikasi politik yang dilakukan Bawaslu dalam mendekatkan diri terhadap milenial.” ujar Agus.
Para siswa dan anggota Bawaslu melakukan flashmob. (Tara Wahyu N.V.)
“Pemilu tahun ini pasti ada dampak positif dan negatif, negatifnya jika ada berita hoax, bisa ikut membantu untuk report media tersebut.” ujar Naca (15), salah satu siswa SMA Yoseph. Dirinya berharap agar pemilu tahun ini berjalan dengan damai dan tanpa kendala berarti.
Sebelumnya, Bawaslu Kota Solo telah mengadakan beberapa kegiatan di Solo Car Free Day, diantaranya egrang dan becak capres. Untuk selanjutnya, Bawaslu berencana untuk menggandeng pemilih disabilitas. Acara-acara tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti Pemilu 2019. (Tara Wahyu N.V.)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan