Tinjau Bahan Pokok di Solo, Zulhas Kaget MinyaKita Dijual Rp 17 Ribu per Liter

Konten Media Partner
15 September 2022 11:24
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengamati minyak goreng MinyaKita di Pasar Gede, Solo, Kamis (15/09/2022). FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengamati minyak goreng MinyaKita di Pasar Gede, Solo, Kamis (15/09/2022). FOTO: Fernando Fitusia
ADVERTISEMENT
SOLO - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau harga bahan pokok di Pasar Gede, Solo, Kamis (15/09/2022). Dalam peninjauan tersebut, Zulhas mengaku kaget mendapati minyak goreng merek MinyaKita dijual tak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
ADVERTISEMENT
Saat berbincang dengan seorang pedagang, Zulhas mendapati MinyaKita dijual seharga Rp 17 ribu per liter. Padahal HET minyak goreng kemasan dari pemerintah itu hanya Rp 14 ribu per liter.
Haa, Rp 17 ribu? Ini ada tulisannya (banderol) MinyaKita dijual dengan harga Rp 14 ribu,” kata Zulhas.
Zulhas lalu menegaskan, harga jual MinyaKita tak boleh melebihi Rp 14 ribu per liter. “Nggak boleh (dijual lebih mahal). Kalau minyak dari Kementerian Perdagangan sudah ditulis Rp 14 ribu.”
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) berbincang dengan pedagang minyak goreng di Pasar Gede, Solo, Kamis (15/09/2022). FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) berbincang dengan pedagang minyak goreng di Pasar Gede, Solo, Kamis (15/09/2022). FOTO: Fernando Fitusia
Kecuali, lanjut Zulhas, minyak goreng tersebut jenis premium dari merek lain.
“Kalau yang premium brand macam-macam, silakan. Kalau MinyaKita paling mahal Rp 14 ribu. Bahkan di beberapa tempat karena harganya sudah turun, ada yang dijual Rp 13 ribu atau Rp 13.500 (per liter),” beber politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
ADVERTISEMENT
Dalam tinjauannya, Zulhas didampingi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Selama di Pasar Gede, Zulhas juga Zulhas memantau harga bahan pokok lain. Mulai cabai, telur, hingga daging ayam.
Untuk harga komoditas-komoditas tersebut, Zulhas menjelaskan jika harganya mulai turun.
“Telur harganya Rp 27 ribu per kilogram untuk ukuran sedang. Itu harganya sudah bagus. Kalau di bawah itu lagi, nanti pengusaha, UMKM dan peternaknya bisa tutup karena rugi,” jelas dia.
Adapun harga cabai, kata Zulhas, berkisar Rp 70 ribu per kilogram untuk kualitas bagus dan Rp 60 ribu per kilogram untuk berkualitas biasa.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) berbincang dengan pedagang di Pasar Gede, Solo, Kamis (15/09/2022). FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) berbincang dengan pedagang di Pasar Gede, Solo, Kamis (15/09/2022). FOTO: Fernando Fitusia
Zulhas mengeklaim, harga kebutuhan pokok masih stabil usai kenaikan harga BBM. Andaikan ada perubahan harga, lanjut dia, Presiden Jokowi akan memerintahkan Mendag untuk menyampaikannya kepada gubernur, wali kota dan bupati untuk mengeceknya.
ADVERTISEMENT
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membenarkan jika harga bahan pokok di pasar tradisional masih normal.
“Harga ayam, minyak, telur, masih cukup baik. Saya kira daya beli masyarakat tidak masalah. Transportasi suplai bahan pangan ke Solo harus dicermati, karena kalau naik ongkos transportasinya akan disubsidi,” terang dia.
(Fernando Fitusia)