kumparan
14 Jul 2019 8:38 WIB

Tokoh NU : Semoga Pemimpin Baru Bikin Indonesia Lebih Aman dan Damai

Tokoh Nahadatul Ulama (NU) asal Rembang, KH Maimoen Zubair, saat pengajian akbar Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Solo pada Sabtu (13/7/2019) malam. (Agung Santoso)
SOLO - Pertemuan yang terjadi antara presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan mantan penantangnya di Pilpres 2019 lalu, Prabowo Subianto, diharapkan mampu membawa Indonesia menuju negara yang makmur. Pertemuan tersebut juga diharapkan tak hanya sebatas lahiriyah, melainkan juga secara batiniyah. Hal ini disampaikan tokoh Nahadatul Ulama (NU) asal Rembang, KH. Maimoen Zubair, disela-sela pengajian akbar Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Jalan Honggowongso, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Sabtu (13/7/2019) malam.
ADVERTISEMENT
"Ya, alhamdulillah. Mudah-mudahan pertemuan itu tidak hanya lahir saja, namun lahir dan batin. Semoga pertemuan itu membawa Indonesia yang benar-benar satu," terang Maimoen.
Pertemuan antara Jokowi dan Prabowo terjadi di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Labak Bulus, Jakarta. Kedatangan Maimoen di Kota Solo sendiri guna menghadiri undangan PCNU Kota Solo untuk syukuran kemenangan presiden terpilih Pemilu 2019, Joko Widodo dan KH. Maruf Amin. Tak lupa ia mengucapkan selamat karena warga Kota Solo telah menggunakan hak pilihnya.
"Memilih pemimpin itu wajib. Entah itu benar atau keliru. Semoga, dengan terpilihnya pemimpin ini Indonesia aman, damai, bersatu seperti yang diharapkan masyarakat," sambung pria yang akrab disapa Mbah Moen tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PCNU Kota Solo, M. Mashuri, mengatakan acara pengajian malam tadi sebagai rasa syukur atas terpilihnya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Maruf Amin. Selain itu, pengajian yang dihadiri sekitar 3.000 jamaah itu merupakan implementasi peran jemaah NU sebagai organisasi yang tegas menjaga peradaban, memelihara nilai-nilai keseimbangan, serta setia menjaga NKRI. (Agung Santoso)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan