News
·
20 April 2021 21:48

Wali Kota Gibran Diminta Larang Perdagangan Daging Anjing di Kota Solo

Konten ini diproduksi oleh Bengawan News
Wali Kota Gibran Diminta Larang Perdagangan Daging Anjing di Kota Solo (576893)
Aksi menolak perdagangan daging anjing yang digelar di depan Balai Kota Solo pada 2019 lalu (dok)
SOLO-Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) mendorong Wali Kota Solo Gibran Rakabuming untuk mengeluarkan aturan yang melarang perdagangan daging anjing di Kota Solo. Sebelumnya, seruan tersebut juga pernah disampaikan kepada Wali Kota Solo sebelumnya, yakni FX Hadi Rudyatmo.
ADVERTISEMENT
"DMFI mendorong Walikota Solo Gibran Rakabuming untuk segera mengambil tindakan tegas mengeluarkan hukum pelarangan perdagangan dan konsumsi daging anjing," ujar National Koordinator Koalisi Dog Meat Free Indonesia, Karin Franken dalam pernyataan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (29/4).
Pihaknya mencatat, Solo merupakan pusat dari sejumlah besar perdagangan daging anjing. Terdapat 85 warung makan yang menyajikan daging anjing sebagai menu utama.
Sekitar 13.700 anjing dibunuh pada tiap bulannya secara kejam di rumah-rumah penjagalan yang kotor tanpa menjamin kebersihan daging tersebut dari penyakit.
Menurutnya, larangan perdagangan daging anjing di kota itu akan menyiratkan bahwa Solo merupakan kota yang maju dan memprioritaskan kesehatan dan keamanan warganya. "Betapa bahayanya risiko yang ditimbulkan oleh perdagangan hewan tanpa status penyakit yang jelas," katanya.
ADVERTISEMENT
Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Arif Darmawan mengaku saat ini belum bisa melarang penjualan daging anjing di Kota itu karena belum mempunyai Peraturan Daerah (Perda).
"Saat ini kami pada posisi tidak bisa melakukan penindakan. Karena belum ada Perda di Kota Solo yang mengatur soal itu," katanya.
Sejauh ini pihaknya dan dinas terkait hanya bisa memberikan pemahaman atau edukasi kepada masyarakat terkait bahayanya mengkonsumsi daging anjing.
(Tara Wahyu)