kumparan
14 Nov 2017 5:14 WIB

Menurut Loew, Prancis Lebih Mengerikan ketimbang Inggris

Loew memimpin latihan Jerman. (Foto: REUTERS/Thilo Schmuelgen)
Pada jeda internasional kali ini, Tim Nasional (Timnas) Jerman menghadapi dua laga berat. Pertama, melawan Inggris di Wembley dan kedua, bentrok dengan Prancis di RheinEnergieStadion.
ADVERTISEMENT
Partai pertama sudah mampu mereka lewati. Akhir pekan kemarin di Wembley, Jerman bermain imbang tanpa gol kontra Inggris. Kini tinggal Prancis yang harus mereka lewati pada laga yang dihelat Rabu (15/11) dini hari WIB.
Menghadapi Prancis, Jerman jelas akan mendapat ujian yang lebih besar ketimbang saat mereka bentrok dengan "Tiga Singa". Bukan bermaksud merendahkan Inggris, tapi begitulah menurut pelatih Jerman, Joachim Loew.
Para pemain muda Inggris di laga vs Jerman. (Foto: Reuters/Carl Recine)
Menurut Loew, kualitas lawan yang akan mereka hadapi ini lebih mengerikan. Prancis memiliki kualitas pemain yang lebih merata dan berkualitas ketimbang Inggris. Karena itu menurut Loew laga ini akan berbeda ketimbang laga menghadapi Inggris yang kala itu banyak dihuni pemain pelapis.
"Ini akan berbeda daripada laga melawan Inggris. Prancis memiliki banyak pemain berkualitas di lini depan. Anda bisa menukar pemain dan Anda masih memiliki lini serang berkelas dunia," kata Loew dilansir Reuters.
ADVERTISEMENT
"Mereka memiliki pemain cedera, tapi mereka akan lebih berbahaya daripada Inggris pada pertandingan lalu. Kami harus siap untuk itu. Kami juga harus memperbaiki penyelesaian akhir kami," tambahnya.
Prancis lolos ke Piala Dunia 2018. (Foto: Reuters/Charles Platiau)
Loew memang tak salah. Jika dibanding Inggris yang pincang pada pertandingan lalu, Prancis saat ini memiliki pilihan pemain yang sama baiknya di seluruh lini. Dari lini belakang sampai lini depan, Didier Deschamps bisa memilih siapapun tanpa mengurangi kualitas Prancis.
Singkatnya, dengan pemain-pemain seperti N'Golo Kante, Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, Raphael Varane, Samuel Umtiti, sampai Kingsley Coman, Prancis akan menjadi lawan yang lebih sepadan untuk Jerman yang juga datang ke jeda internasional dengan skuat yang dalam.
Karena itu pula, Loew mengaku pertandingan ini adalah waktu yang tepat untuk menguji skuatnya. Pelatih berusia 57 tahun itu juga menekankan bakal memberikan kesempatan bagi pemain yang tak diberi kesempatan tampil menghadapi Inggris.
ADVERTISEMENT
"Saya ingin mencoba beberapa hal melawan Prancis. Inilah alasan kami memiliki uji tanding internasional ini. Hasil akhir bukan hal yang paling penting. Saya bisa memberi beberapa pemain kesempatan dan mengistirahatkan yang lain," pungkas Loew.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan