kumparan
16 Sep 2019 16:13 WIB

Promo Film 'Gundala' Kena Sanksi KPI, Joko Anwar Protes

Joko Anwar (Foto: Munady Widjaja)
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberi teguran dan sanksi kepada beberapa tayangan melalui surat teguran yang tercantum di situs resminya. Salah satu tayangan yang mendapat teguran dari KPI adalah promo film 'Gundala'.
ADVERTISEMENT
KPI memberikan teguran kepada stasiun televisi yang menayangkan promo film 'Gundala' karena iklan itu dinilai mengandung kata kasar. KPI menyebutkan kata kasar dalam promo film 'Gundala' melanggar norma kesopanan.
“Bahwa Program Siaran Promo Film ‘Gundala’ yang tayangkan oleh stasiun TV ONE pada tanggal 30 Juli 2019 mulai pukul 14.42 WIB terdapat kata kasar, yakni ‘bangsat’. Memberikan sanksi berupa Sanksi Administratif Teguran Tertulis pada Program Siaran Promo Film ‘Gundala’,” tulis KPI.
Merespons hal ini, sutradara film Gundala, Joko Anwar, memberikan tanggapan melalui akun Twitter pribadinya. Joko Anwar menyerukan tagar #BubarkanKPI beserta foto penjelasan mengenai total 14 program siaran yang kena sanksi KPI dalam cuitannya, Senin (16/9).
Melanjutkan cuitannya itu, Joko Anwar kemudian menjelaskan bahwa promo film 'Gundala' disanksi karena menampilkan dialog dengan kata 'bangsat', sesuai dengan teguran tertulis KPI. Joko Anwar lalu menampilkan tangkapan layar dari arti kata 'bangsat' menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
ADVERTISEMENT
Menurut KBBI, kata 'bangsat' memiliki beberapa arti. Kata 'bangsat' bisa diartikan sebagai kepinding atau kutu busuk, serta orang bertabiat jahat, seperti orang yang mencuri, mencopet, dan lain sebagainya.
Selain 'Gundala', Joko Anwar juga turut kritik sanksi KPI kepada tayangan animasi 'SpongeBob SquarePants' yang dinilai KPI menampilkan adegan kekerasan. Sutradara yang akan segera merilis film horor 'Perempuan Tanah Jahanam' ini kemudian mengungkapkan penilaiannya mengenai lembaga KPI.
"Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu enggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat," cuit Joko Anwar.
Usai memberikan sanksi kepada 14 program televisi, KPI ramai jadi perbincangan warganet hingga tagar #BubarkanKPI di Twitter sempat jadi nomor satu di Trending Indonesia.
ADVERTISEMENT
Banyak yang menilai tindakan KPI memberikan sanksi salah sasaran, lantaran menurut warganet masih banyak tayangan lainnya yang sebenarnya patut untuk diberi sanksi.
(rin)
Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan