Pencarian populer
USER STORY
21 Januari 2019 16:12 WIB
1
0

Tak Selalu Indah, 5 Sisi Kelam dan Kejamnya Kehidupan Para Idola K-Pop

EXO. (foto: Lotte Duty Free)

Dunia idol K-Pop memang terlihat begitu gemerlap dan menyenangkan. Terkenal dan memiliki ribuan penggemar, hidup dengan bergelimang kekayaan serta bisa berkeliling dunia, mungkin itu hal yang mudah sekali terlihat oleh mata.

Namun, siapa yang menyangka jika kehidupan yang gemerlap itu ternyata juga menyimpan banyak sisi kelam dan juga kekejaman didalamnya. Sebagai seorang penggemar, pasti akan sangat paham jika ingin menjadi seorang idola, harus siap untuk mengorbankan waktu hingga hidupnya.

Dalam menjalani kehidupan sebagai seorang idola, pasti akan harus mengikuti segala aturan yang telah ditentukan oleh manajemen yang menanungi mulai dari gaya musik, pakaian, makanan hingga penggunaan telepon genggam. Tak hanya itu, terkadang tak jarang juga manajemen ikut mengatur kehidupan pribadi mereka.

Jonghyun SHINee (foto: SM Entertainment)

Kematian salah satu personel SHINee, Jonghyun menjadi salah stau kabar duka yang mendalam yang dialami oleh penggemar. Vokalis utama dari boygrup populer SHINee ini ditemukan sudah tak sadarkan diri dalam apartmentnya pada Senin (18/12/2017) lalu.

Ia meninggal diduga karena melakukan percobaan bunuh diri dengan briket batu bara. Diduga ia mengalami depresi. Kematiannya tentu banyak menjadi bahan pembicaraan dan memberitahukan betapa besar tekanan yang dialami para anak muda di Korea Selatan, terutama yang ingin bersaing dalam industri hiburan Korea Selatan.

Selain dapat mengalami depresi, berikut beberapa sisi kelam dan kejamnya kehidupan yang harus dijalani oleh para idol K-Pop.

1/ Standar tampan dan cantik yang memaksa para idola harus melakukan operasi

Yeri, Irene dan Seulgi Red Velvet. (foto: @redvelvet.smtown/Instagram)

Setiap pribadi pasti memiliki standar kecantikan ataupun penilaian ketampanan pribadi. Walau demikian, standar kecantikan di Korea Selatan sendiri bisa dikatakan besar. Manajemen artis bahkan tak jarang juga membuat surat kontrak kepada para artisnya untuk mempersiapkan diri melakukan operasi plastik untuk mengubah penampilan agar terlihat lebih baik jika memang dibutuhkan. Tak hanya itu, para penggemar juga kerap menunjukkan sikap bias dan mencerca para artis yang dianggap kurang memenuhi standar kecantikan yang mereka inginkan.

2/ Melakukan diet ketat untuk menjaga penampilan

Seolhyun AOA. (foto: @sh_9513/Instagram )

Penampilan memang salah satu hal yang penting bagi para idola K-Pop. Hal inilah yang harus benar-benar dijaga oleh para idola. Tak hanya publik, manajemen pun turut memberlakukan berbagai peraturan yang mengikat kepada para idola untuk menjaga bentuk tubuh mereka, sebagai contoh adalah adanya program diet ketat.

3/ Kontrak kerja selama 7-10 tahun

BTS. (foto: Big Hit Entertainment)

Bagi para penggemar K-Pop, permasalahan kontrak kerja mungkin menjadi hal yang sudah diketahui. Selama meniti karier sebagai seorang idola, ia akan terikat dalam kontrak manajemen selama 7 hingga 10 tahun kontrak kerja. Selama itu juga, para idola akan terus menjalankan pekerjaan dan kontrak hingga akhir. Jika ingin membatalkan di tengah kontrak, maka harus bersiap membayarkan biaya ganti rugi yang berkali-kali lipat dan melalui berbagai prosedur hukum.

4/ Adanya sasaeng fans yang terus mengikuti

Sasaeng fans. (foto: Beauty Journal)

Bagi seorang idola, kehadiran seorang penggemar memang turut banyak membantu dalam pekerjaannya. Namun, untuk kehadiran sasaeng fans sendiri, hal itu tentu menjadi sebuah kontroversi yang besar. Sasaeng fans bukanlah seorang penggemar yang baik karena berulah dan melakukan hal-hal diluar batas wajar bahkan kerap mengganggu kehidupan serta privasi dari idola itu sendiri. Mereka bahkan tak sungkan untuk melakukan penyadapan, mengintai bahkan mengganggu orang-orang terdekat para idola hanya karena obsesi berlebihan yang mereka miliki.

5/ Diawal karier sebagai idola, jarang mendapatkan bayaran yang sesuai dengan pekerjaan

Block B. (foto: Seven Seasons Entertainment)

Sebagian besar grup idol K-Pop, tak akan menerima pembayaran di awal karier merka. Permasalahan ini dilakukan sesuai dengan perjanjian kontrak yang mereka tandatangi dan juga dari penghasilan yang mereka terima. Mereka belum akan mendapatkan bayaran jika biaya yang selama ini dikeluarkan selama masa pelatihan mereka terbayarkan. Biaya yang dikeluarkan seperti biaya pelatihan, sewa apartment, hingga biaya produksi album yang harus segera dilunasi jika mereka ingin segera mendapatkan bayaran.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.38