Marketing 4.0: Pengertian dan Bedanya dengan Versi Sebelumnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Marketing 4.0 hadir dengan konsep pemasaran yang lebih maju seiring dengan perkembangan teknologi digital. Jika dulu era marketing 1.0 lebih fokus pada penjualan produk, maka dunia marketing saat ini sudah berkembang menjadi marketing 4.0 yang lebih terfokus pada penggunaan interaksi secara online dan offline.
Untuk mencari tahu lebih lengkap seputar marketing 4.0, langsung simak uraian berikut ini.
Pengertian Marketing 4.0
Menyadur dari Jurnal Riset Terapan Akuntansi Volume 4 Nomor 1 yang ditulis oleh Ummasyaroh, marketing 4.0 merupakan salah satu cara pemasaran yang menggunakan fasilitas internet. Marketing 4.0 atau digital marketing tidak benar-benar menggantikan pemasaran tradisional, keduanya hadir bersama (coexist).
Customer path (perjalanan pelanggan) yang dulu dikenal dengan 4A, yakni Aware, Attitude, Act, serta Act Again telah berubah dan sekarang telah berganti menjadi 5A, yakni Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate. Marketing 4.0 menjadi pendekatan pemasaran yang mengkombinasikan interaksi online dan offline yang tujuan utamanya adalah memenangkan advokasi konsumen.
Perbedaan dengan Marketing Sebelumnya
Ada perbedaan antara marketing 4.0 sampai 1.0. Menyadur kembali dari jurnal yang ditulis oleh Ummasyaroh, berikut adalah beberapa perbedaannya.
Marketing 4.0 menggunakan pendekatan pemasaran dengan cara mengkombinasikan interaksi online, offline, style dan substance, mengembangkan konektivitas machine-to machine dan artificial intelligence dalam rangka mendongkrak produktivitas.
Fokus marketing 3.0 adalah Human-Centric Era (fokus pada kemanusiaan) yaitu dengan memperhatikan antara produk dan pelanggan.
Marketing 2.0 adalah marketing yang berfokus pada pelanggan (Customer-Centric Era). Kegiatan marketing diarahkan sesuai dengan kemauan pelanggan.
Marketing 1.0 adalah marketing yang berfokus pada produk (Product-Centric Era), kegiatan marketing diarahkan sesuai dengan kemauan produsen.
Pendekatan 5A Marketing 4.0
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, 5A terdiri dari Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai kelima poin tersebut.
Aware
Dalam kondisi ini, para audiens sudah mengenal akan produk dan brand yang dijual. Mereka sudah sadar akan adanya sebuah brand atau produk yang dijual lewat iklan berbagai media tradisional seperti brosur, iklan, atau spanduk.
Appeal
Pada tahapan ini, para audiens sudah mulai merasa tertarik dengan produk yang dijual. Mereka mulai mempertimbangkan apakah mereka benar-benar butuh akan produk tersebut. Mereka juga akan memikirkan apa mereka harus membeli produk tersebut.
Ask
Karena audiens sudah tertarik dengan produk yang dijual dan mereka telah melakukan pertimbangan, maka mereka akan mulai mempertanyakan atau mencari tahu berbagi informasi secara mendalam tentang produk yang mereka suka.
Para audiens kemungkinan akan bertanya pada temannya yang sudah pernah beli, mencari informasi ulasan di internet, atau mencari tahu berbagai komposisi barang dan harganya.
Act
Setelah ketiga tahapan di atas sudah terlewati, audiens akhirnya akan mulai berani untuk bertindak. Akhirnya, mereka membeli produk yang memang mereka suka.
Advocate
Jika pelanggan merasa puas akan produk yang sudah dibelinya, maka mereka akan menjadi advocate atas produk. Artinya, mereka akan mulai merekomendasikan produk yang sudah mereka beli. Caranya bisa bermacam-macam, seperti memberikan feedback, rekomendasi, atau berbagai ulasan online atau offline.
Frequently Asked Question Section
Apa itu marketing 4.0?

Apa itu marketing 4.0?
Menyadur dari Jurnal Riset Terapan Akuntansi Volume 4 Nomor 1 yang ditulis oleh Ummasyaroh, marketing 4.0 merupakan salah satu cara pemasaran yang menggunakan fasilitas internet.
Apa fokus pendekatan marketing 4.0?

Apa fokus pendekatan marketing 4.0?
Marketing 4.0 menggunakan pendekatan pemasaran dengan cara mengkombinasikan interaksi online, offline, style dan substance, mengembangkan konektivitas machine-to machine dan artificial intelligence dalam rangka mendongkrak produktivitas.
Apa fokus pendekatan marketing 3.0?

Apa fokus pendekatan marketing 3.0?
Fokus marketing 3.0 adalah Human-Centric Era (fokus pada kemanusiaan) yaitu dengan memperhatikan antara produk dan pelanggan.
(AMP)
