kumparan
Bola & Sports2 April 2020 7:00

PFA dan Premier League Diskusikan Gaji Pemain Selama Kompetisi Ditunda

Konten kiriman user
Untitled Image
Premier League (Ilustrasi) Foto: Reuters/Tony O'Brien
Gaji dari para pemain tim-tim Premier League mulai jadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Kini, pihak penyelenggara kompetisi dan Asosiasi Pesepak bola Profesional Inggris (PFA) disebut tengah mendiskusikan mengenai gaji selama kompetisi ditunda.
ADVERTISEMENT
Seperti yang diketahui, virus corona membuat berbagai kompetisi olahraga harus mengalami penundaan. Premier League jadi salah satu kompetisi yang mesti ditunda, terbaru menyebut hingga suasana aman dari virus COVID-19 tersebut.
Mengutip dari Sportskeeda, kini Premier League dan PFA, bersama perwakilan Liga Sepak Bola Inggris (EFL) serta Asosiasi Manajer Liga (LMA) tengah berdiskusi mengenai gaji yang harus ditanggung klub selama menghadapi pandemi virus corona.
Diskusi tersebut masih akan dilakukan hingga dua hari kedepan. Selain masalah gaji, kelanjutan Premier League musim 2019/20 hingga keamanan para pemain juga bakal masuk agenda pertemuan.
Untitled Image
Suporter Liverpool di Anfield. Foto: Reuters/Carl Recine
"Semuanya setuju sepak bola hanya boleh dilanjutkan ketika sudah aman dan tepat untuk melakukannya,” sebut PFA.
Diketahui Newcastle United, Tottenham, Norwich City, dan Bournemouth untuk sementara telah mencutikan para staf mereka, mengikuti arahan pemerintah Inggris dengan membayar hanya 80 persen gaji pegawai hingga 2.500 paun per bulan.
ADVERTISEMENT
Bournemouth dan Norwich menyebut bakal menambah besaran yang ditentukan pemerintah tersebut. Sementara keputusan Spurs memangkas gaji personelnya hingga 20 persen menuai kritik lantaran tak dilakukan kepada Jose Mourinho dan para pemain.
Adapun kompetisi sepak bola di Inggris harus mengalami penundaan setidaknya hingga 30 April, dengan FA memperpanjang batas waktu hingga 1 Juni untuk selesaikan kompetisi jadi tanpa batasan waktu. (bob)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan