Konten dari Pengguna

5 Contoh Pantun Minang yang Unik dan Kreatif

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumah tradisional Minangkabau, Sumber: Flickr
zoom-in-whitePerbesar
Rumah tradisional Minangkabau, Sumber: Flickr

Pantun merupakan salah satu jenis sastra lisan berbentuk puisi lama yang dikenal di berbagai daerah Indonesia dengan nama yang berbeda-beda. Dalam bahasa Minang, pantun disebut sebagai petuntun yang berasal dari kata patuntun.

Mengutip buku Pengantar Sastra Rakyat Minangkabau oleh Edwar Jamaris, tradisi sastra Minangkabau pada umumnya cerita lisan yang disampaikan dari mulut ke mulut. Ketika cerita tersebut didengar, tukang cerita atau tukang kaba akan melagukannya dan kemudian diperdengarkan kepada audiens.

Jenis sastra lisan yang kerap digunakan salah satunya adalah pantun. Pantun banyak terdapat dalam sastra lisan Minangkabau dan tersebar di kalangan masyarakat.

Baik dalam cerita kaba, persembahan, pidato adat, maupun dalam nyanyian. Tema yang biasa diangkat adalah etika, sejarah, adat, kesepian, kesengsaraan dan masih banyak lainnya.

Masyarakat Minang seringkali berpantun ketika sedang bergaul untuk mengekspresikan perasaan mereka. Tingginya minat orang Minangkabau terhadap pantun menunjukkan bahwa mereka memiliki jiwa seni yang tinggi.

Cara terbaik untuk memahami pantun minang adalah dengan membaca contohnya secara langsung. Untuk mengetahui lebih lanjut simak uraian berikut.

Ilustrasi menulis pantun, Sumber: Pexels

Contoh Pantun Minang

Berikut adalah contoh pantun berbahasa Minang, dikutip dari buku Sastra Minangkabau dan Penciptaan Sebuah Karya oleh Maryelliwati dan Wahyudi Rahmat.

Contoh 1

Anak buruang tabang ka rimbo

Timbo di rimbonyo langsuang tabang

Sajak badan kanduang jatuah cinto

Mato takalok hati bertanggang

(Anak burung terbang ke rimba

Sampai di rimba dia langsung terbang

Sejak badan jatuh cinta

Mata tertidur hati bertanggang)

Contoh 2

Masak padi anak rang dusun

Disabik anak rang malalo

Kok siriah lah kami susun

Pinang baatok dalam carano

(Masak padi anak orang dusun

Dipotong anak orang malalo

Jika sirih telah kami susun

Pinang ditata dalam carano)

Contoh 3

Tasobuk selo nan jo kuok

Tarantang jalan nan ka bukiktinggi

Cabiak siriah salailah rokok

Bia nak sonang pulo hati kami

(Bertemu sila dan kuok

Tarantang jalan ke bukittinggi

Sobek sirih bakarlah rokok

Biar senang pula hati kami)

Contoh 4

Buruang sinurak buruang sinuri

Manari-nari ateh pamatang

Siriah golak pinang manari

Mancaliak rombongan nan olah datang

(Burung sinurak burung sinuri

Menari-nari di atas pematang

Sirih ketawa pinang menari

Melihat rombongan yang telah datang)

Contoh 5

Batang nan bokeh rang basanda

Daun nan bokeh urang balinduang

Balinduang nan bokeh kapanehan

Bataduah nan bokeh kahujanan

(Batang yang bekas orang bersandar

Daun yang bekas orang berlindung

Berlindung yang bekas kepanasan

Berteduh yang bekas kehujanan)

(ADB)