Woman
·
13 September 2021 17:00
·
waktu baca 4 menit

5 Kriteria dalam Memilih Pasangan Menurut Islam

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
5 Kriteria dalam Memilih Pasangan Menurut Islam (71470)
searchPerbesar
Memilih Pasangan Menurut Islam. Foto: Pixabay
Menikah adalah sesuatu hal yang disunahkan dalam Islam. Meskipun bukan suatu hal yang wajib, tetapi menikah termasuk ke dalam bentuk ibadah. Sebab, Allah SWT menciptakan manusia berpasang-pasangan.
ADVERTISEMENT
Sebelum menikah, yang harus dilakukan adalah tentunya mencari pendamping hidup yang pas. Meskipun Allah SWT sudah menentukan jodoh masing-masing umatnya, namun kita tetap harus mencari dan memilahnya.
Mencari pasangan hidup untuk membina rumah tangga bersama tidak boleh dilakukan sembarangan. Karena pasangan yang Anda pilih nanti adalah orang yang akan menemani dalam suka maupun duka menjalani hidup hingga akhir hayat. Sebagaimana hadist Rasulullah SAW berikut:
"Maka Hendaklah memilih istri yang beragama (Islam) dan berbudi pekerti (yang baik) agar kedua tanganmu (dirimu) selamat.” (HR. Al Bazzar dan Ibnu Hibban).
Peringatan Rasulullah SAW tersebut bertujuan agar dalam menikah tidak hanya mencari kepentingan yang bersifat fisik semata. Lantas, bagaimana cara memilih pasangan menurut Islam?
ADVERTISEMENT

Memilih Pasangan Menurut Islam

5 Kriteria dalam Memilih Pasangan Menurut Islam (71471)
searchPerbesar
Memilih Pasangan Menurut Islam. Foto: Pixabay
Melansir buku Jodoh: Memilih Jodoh dan Meminang dalam Islam karya Husein Muhammad Yusud, sepasang suami dan istri yang baik bukan hanya sekedar berdasar pada pernikahan yang sah, tapi kemampuan keduanya untuk menunaikan kewajibannya masing-masing baik sebagai istri maupun suami.
Berikut ini lima kriteria yang sebaiknya dipenuhi ketika memilih pasangan menurut Islam yang dikutip dari buku Memilih Jodoh & Tata Cara Meminang oleh Hussein M. Yusuf.
1. Soleh dan Solehah
Carilah jodoh yang soleh dan solehah. Memiliki pasangan yang soleh dan solehah akan menghindari dari tindakan keji dan mungkar.
الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَاالْمَرْأَةُ الصَّالِحَة
"Dunia adalah hiasan, dan sebaik-baik hiasan dunia adalah wanita Sholehah." (H.R Muslim)
ADVERTISEMENT
2. Cari yang Lajang
Carilah jodoh yang lajang. Jangan mencari jodoh yang sudah menikah baik laki-laki maupun perempuan. Sebagaimana hadist berikut:
مَنْ أَرَادَ أَنْ يَلْقَى اللَّهَ طَاهِرًا مُطَهَّرًا فَلْيَتَزَوَّجْ الْحَرَائِرَ
"Barang siapa yang mau menghendaki Allah dalam keadaan suci dan disucikan, maka hendaklah dia mengawini wanita merdeka." (HR. Ibnu Majah).
Anjuran senada juga diserukan oleh hadits berikut:
أَنْ يَبِيعَ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَلَا يَخْطُبَ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيهِ حَتَّى يَتْرُكَ الْخَاطِبُ قَبْلَهُ أَوْ يَأْذَنَ لَهُ الْخَاطِبُ
Artinya:
"Sesama mukmin adalah bersaudara, maka baginya tidak halal menawar barang yang telah ditawar (dibeli) oleh saudaranya dan tidak halal meminang perempuan yang telah dipinang oleh saudaranya, kecuali bila saudaranya telah membatalkan pinangan." (HR Bukhari dan Muslim)
ADVERTISEMENT
3. Memiliki Kesuburan
Hikmah dan tujuan dari menikah adalah upaya menambah dan mempertahankan keturunannya. Bahkan Rasulullah SAW akan berbangga hati di hadapan umat nabi lainnya jika umatnya sangat banyak, sebagaimana dijelaskan dalam hadist berikut:
تَزَوَّجُوا الوَدُوْدَ الوَلُوْدَ فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الأُمَمُ”قَالَ عَلَيْهِ السَّلَامُ
Rasulullah berkata, ‘Nikahilah wanita yang sangat penyayang dan yang mudah beranak banyak (subur) karena aku akan berbangga dengan kalian di hadapan umat-umat yang lain.’” (HR. Abu Dawud)
4. Cari yang Beragama Islam
Surat Al Baqarah ayat 221 memerintahkan untuk mencari jodoh yang beragama Islam. Jangan mencari jodoh yang berbeda agama.
وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكٰتِ حَتّٰى يُؤْمِنَّ ۗ وَلَاَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكَةٍ وَّلَوْ اَعْجَبَتْكُمْ ۚ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِيْنَ حَتّٰى يُؤْمِنُوْا ۗ وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكٍ وَّلَوْ اَعْجَبَكُمْ ۗ اُولٰۤىِٕكَ يَدْعُوْنَ اِلَى النَّارِ ۖ وَاللّٰهُ يَدْعُوْٓا اِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِاِذْنِهٖۚ وَيُبَيِّنُ اٰيٰتِهٖ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ ࣖ - ٢٢١
ADVERTISEMENT
Artinya: "Dan janganlah kamu nikahi perempuan musyrik, sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan musyrik meskipun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu nikahkan orang (laki-laki) musyrik (dengan perempuan yang beriman) sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya laki-laki yang beriman lebih baik daripada laki-laki musyrik meskipun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. (Allah) menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka mengambil pelajaran." (QS. Al Baqarah: 221).
5. Berkepribadian Lembut
Carilah sosok pasangan hidup yang berkepribadian lembut. Sebagaimana kodratnya seorang wanita ingin mendapat perhatian dan kelembutan dari seorang pria.
Kelembutan bukan hanya untuk memberikan istri dan anaknya perhatian, tetapi lebih kepada kemampuannya mengontrol emosi. Sehingga ia tidak mudah marah atau berlaku kasar jika timbul masalah dalam rumah tangganya. Dengan begitu akan tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warohmah.
ADVERTISEMENT
(NDA)
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white