News
·
5 Mei 2021 19:23

Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan untuk Meraih Malam Lailatul Qadar

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan untuk Meraih Malam Lailatul Qadar  (95550)
Ilustrasi Amalan 10 hari terakhir Ramadhan Foto: iStock
Memperbanyak amalan 10 hari terakhir Ramadhan merupakan anjuran dan sunnah Rasulullah SAW. Karena di antara hari tersebut terdapat lailatul qadar atau malam yang disebut paling baik dari 1000 bulan.
ADVERTISEMENT
Dalam buku 200 Amal Saleh Berpahala Dahsyat oleh Abdillah F. Hasan, terdapat beberapa pendapat yang mengatakan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada 10 malam terakhir yaitu di antara malam 21, 23, 25, atau 29. Namun, untuk tidak ada yang tahu pasti kapan momen itu datang.
Keutamaan bagi yang melaksanakan amalan 10 hari terakhir Ramadhan dan mendapatkan lailatul qadar akan diampuni dosanya yang telah lalu. Hal ini dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, yang artinya:
“Barangsiapa shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya), Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya. Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya) maka Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
ADVERTISEMENT
Lantas amalan apa saja yang dianjurkan untuk dikerjakan pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan?

Amalan 10 Malam Terakhir Ramadhan

  • I’tikaf
Mengutip buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan oleh Abu Maryam Kautsan Amru, i’tikaf merupakan ibadah yang dilakukan oleh Rasulullah dalam 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhar dan Muslim yaitu:
“Rasulullah SAW beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan beliau bersabda, ‘Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Qiyamul lail
Melaksanakan qiyamul lail atau shalat malam pada malam lailatul qadar memiliki banyak keutamaan. Salah satunya yaitu dosa-dosanya akan diampuni.
“Barang siapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari, no. 1901)
ADVERTISEMENT
  • Membaca Alquran
Membaca Alquran merupakan cara umat Muslim agar mendapatkan syafa’at pada hari kiamat dan hal ini sangat dianjurkan untuk diamalkan selama bulan Ramadhan khususnya pada 10 malam terakhir. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut:
عن أبي أمامة قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول اقرءوا القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعاً لأصحابه Artinya,
Artinya: “Dari Abu Umamah, ia berkata, ‘Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Hendaklah kalian membaca Al-Qur’an karena ia nanti akan datang sebagai pemberi syafa’at bagi pembacanya pada hari Kiamat,’” (HR Bukhari dan Muslim).

Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

Selain tiba pada tanggal ganjil di 10 malam terakhir Ramadhan, momen lailatul qadar memiliki beberapa ciri-ciri khusus. Seperti dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Ahmad, yaitu:
ADVERTISEMENT
“Tanda-tanda lailatul qadar adalah malamnya terang seperti ada rembulan terbit, tenang, sunyi, tidak dingin, tidak panas, dan tidak dihalalkan bagi bintang-bintang untuk dilemparkan pada malam itu hingga pagi. Di antara tanda-tandanya adalh pada pagi harinya matahari terbit merata, pancaran cahayanya tidak menyilaukan, cahayanya seperti bulan, dan tidak halal bagi setan untuk keluar pada saat itu.” (HR. Ahmad)
(PDN)