Apa itu Haji Furoda dan Berapa Biayanya? Catat Informasinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Haji merupakan salah satu ibadah yang didambakan umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Itu mengapa banyak yang rela mengantre bertahun-tahun untuk mendapatkan kuota keberangkatan haji ke Tanah Suci.
Ada pula calon jemaah yang memilih merogoh kocek lebih dalam untuk berangkat haji tanpa harus antre. Layanan keberangkatan secara langsung ini dinamakan haji furoda.
Di antara program keberangkatan haji lainnya, seperti haji reguler dan plus, haji furoda merupakan layanan yang memakan biaya paling banyak. Lantas, apa itu haji furoda dan berapa biayanya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Apa itu Haji Furoda?
Dikutip dari buku Ekosistem Haji susunan Endang Jumali dan rekan-rekannya, haji furoda adalah program ibadah haji resmi non-kuota yang diselenggarakan pemerintah Arab Saudi. Jadi, program ini tidak terikat dengan kuota jemaah nasional yang ditetapkan untuk Indonesia setiap tahunnya.
Penyelenggaraan ibadah haji furod dikelola oleh kementerian haji pemerintah Arab Saudi. Visa yang diberikan kepada calon jemaah pun berupa visa mujamalah atau visa undangan dari pemerintah Arab Saudi melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
Calon jemaah yang mendaftar haji furoda bisa langsung berangkat di tahun yang sama, asalkan visa mujamalahnya telah terbit. Masalahnya, tak ada tanggal pasti terkait kapan penerbitan visa mujamalah. Sebab, kuasa sepenuhnya berada di tangan pemerintah Arab Saudi.
Namun, biasanya visa mujamalah dirilis pada bulan Syawal hingga awal bulan Dzulhijjah. Dibandingkan visa haji reguler dan plus, penerbitan visa haji furoda memang sering kali jadi yang paling akhir.
Karena penerbitan visanya mepet dengan waktu pelaksanaan haji, durasi jemaah haji furoda di Tanah Suci pun jauh lebih singkat. Dikutip dari laman BPKH, durasi haji furoda biasanya berlangsung selama 16-24 hari. Berbeda dengan haji reguler yang tinggal selama 40 hari.
Baca Juga: BP Haji: Saudi Tak Terbitkan Lagi Visa Furoda, Jangan Tertipu Janji
Berapa Biaya Haji Furoda?
Biaya haji furoda berbeda-beda setiap tahunnya, karena bergantung pada ketentuan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Menurut informasi di laman BPKH, pada tahun 2024, Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Muhammad Firman Taufik menyebutkan bahwa biaya haji furoda berada di kisaran Rp 373,9 juta hingga Rp 975,3 juta.
Sementara di tahun 2025, biaya haji furoda masih berada di kisaran Rp 300 juta sebagaimana termuat di laman Haji Furoda. Jumlahnya bisa lebih besar tergantung paket yang dipilih.
Namun, besarnya biaya haji furoda sebanding dengan fasilitas eksklusif dan mewah yang ditawarkan. Fasilitas tersebut mencakup pesawat kelas bisnis, penginapan berbintang yang dekat dengan Masjidil Haram, visa mujamalah, dan layanan tambahan lainnya.
Baca Juga: Kemenag Bantah Kabar soal Visa Haji Furoda Dibuka Lagi
(DEL)
