Apa Itu KJP Try Out yang Diluncurkan Gubernur DKI Jakarta? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan KJP Try Out, sebuah program latihan ujian yang diperuntukkan bagi siswa kelas XII SMA penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Program ini diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Jakarta Timur, Selasa (21/10).
KJP Try Out merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menyediakan kesempatan belajar yang setara bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar bisa bersaing dalam ujian masuk perguruan tinggi.
Sebetulnya, apa itu KJP Try Out? Bagaimana mekanisme pelaksanaannya? Simak penjelasannya di bawah ini!
Apa Itu KJP Try Out?
KJP Try Out adalah program latihan ujian yang digagas oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur. Tujuannya adalah membuka akses bagi penerima KJP agar terus berprestasi dan memiliki kesiapan akademik yang setara dengan siswa lainnya.
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan pendidikan siswa penerima KJP.
“Kegiatan atau program ini dilatarbelakangi dengan niat memberikan kesempatan belajar yang setara dan adil bagi seluruh siswa kelas 12, khususnya untuk penerima Kartu Jakarta Pintar dalam kesempatan mendapatkan try out atau bimbel,” kata Munjirin, Selasa (21/10), disadur dari kumparanNEWS.
Disebutkan bahwa program Try Out KJP didukung oleh Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Naiju Academy sebagai penyelenggara teknis. Melalui try out ini, para peserta diharapkan dapat lebih percaya diri menghadapi ujian masuk perguruan tinggi, baik jalur SNBT maupun seleksi mandiri.
Baca juga: Kunci Jawaban TTS Soal Seni Bela Diri dari Jepang
Mekanisme Pelaksanaan KJP Try Out
Program KJP Try Out merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam mendukung pendidikan inklusif dan pemerataan kualitas belajar. KJP Try Out digelar sebanyak lima kali mulai Oktober 2025 hingga Februari 2026. Setiap sesi akan menguji kemampuan siswa dalam dua materi utama, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Literasi.
Seluruh kegiatan diselenggarakan dengan memanfaatkan fasilitas sekolah masing-masing, yaitu menggunakan laboratorium komputer dan jaringan internet yang sudah tersedia.
Mengutip laman timur.jakarta.go.id, tahap pertama KJP Try Out diikuti oleh 472 siswa dari enam sekolah di wilayah Jakarta Timur, dengan 286 siswa dan 34 kepala sekolah hadir dalam acara peresmian.
Ke depannya, program KJP Try Out akan melibatkan lebih banyak peserta, yakni sebanyak 3.304 siswa dari 40 SMA negeri. Bahkan, akan diperluas hingga mencakup lebih dari 3.000 siswa tambahan pada Februari 2026.
Menurut informasi Pemprov DKI, 20 peserta dengan nilai terbaik dari KJP Try Out akan mendapatkan bimbingan intensif langsung dari tim pengajar Naiju Academy sebagai bentuk penghargaan atas semangat belajar siswa.
Program lanjutan ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga penerima KJP. Karenanya, Pemprov DKI berencana memperluas kolaborasi dengan BUMN, BUMD, dan sektor swasta.
Melalui kolaborasi tersebut, program KJP Try Out diharapkan dapat menjadi berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak siswa di seluruh wilayah Jakarta.
(SLT)
