Konten dari Pengguna
Apa Tantangan Utama dalam Penerapan Open Governance di Pemerintah Daerah?
3 November 2025 9:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
Apa Tantangan Utama dalam Penerapan Open Governance di Pemerintah Daerah?
Penerapa open governance di tingkat pemerintah daerah mengalami beragam tantangan. Lalu, apa salah satu tantangan utama dalam penerapan open governance di pemerintah daerah? Simak jawabannya berikut.Berita Hari Ini
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Belakangan ini, istilah open governance atau pemerintahan terbuka semakin sering dibahas oleh publik. Konsep ini berkaitan dengan pendekatan baru dalam mengelola sektor publik secara lebih efektif dan modern, yang menekankan pada prinsip keterbukaan, pertanggungjawaban, dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses pemerintahan.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan prinsip tersebut, open governance berupaya mengubah cara pemerintah berinteraksi dengan masyarakatnya, sehingga setiap tahapan pengambilan keputusan hingga evaluasi kebijakan menjadi lebih terbuka dan dapat dipantau publik. Lantas, apa kira-kira salah satu tantangan utama dalam penerapan open governance di pemerintah daerah?
Tantangan Utama dalam Penerapan Open Governance di Pemerintah Daerah
Mengutip laman Transparency, open governance adalah konsep yang memberikan hak kepada warga untuk mengakses informasi dan berpartisipasi dalam pemerintahan. Untuk itu, pemerintah harus menyediakan institusi, kebijakan, dan dukungan berupa alat serta investasi yang memadai agar prinsip yang ada bisa dijalankan dengan efektif.
Melalui open governance, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses informasi, tetapi juga lingkungan yang kondusif untuk berpartisipasi. Dengan begitu, mereka bisa meminta pertanggungjawaban terhadap pihak berwenang, melaporkan tindakan penyimpangan, dan memberikan sanksi kepada pejabat yang melanggar aturan.
ADVERTISEMENT
Meskipun konsep ini tampak ideal, implementasinya di tingkat pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan. Berdasarkan jurnal Tantangan dan Peluang Implementasi Smart Governance dalam Pengelolaan Administrasi Publik di Kecamatan Monano, salah satu tantangan utamanya adalah infrastruktur digital yang tidak merata di berbagai daerah.
Banyak pemerintah daerah belum memiliki portal data terbuka atau mekanisme pengaduan daring yang memadai, sehingga upaya membangun partisipasi publik berbasis digital masih terbatas. Kondisi ini menyebabkan keterbukaan informasi publik sering kali tidak berjalan sesuai harapan.
Selain infrastruktur digital, sumber daya manusia (SDM) juga menjadi tantangan utama dalam penerapan open governance di pemerintah daerah. Banyak pegawai di tingkat daerah yang masih memiliki keterbatasan administratif dan teknis, terutama dalam penguasaan teknologi informasi.
ADVERTISEMENT
Hal ini menyebabkan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas belum berjalan. Akibatnya, masyarakat kesulitan untuk mengakses informasi dan menilai kinerja pemerintah dengan tepat, sehingga potensi pengawasan publik terhadap kebijakan dan layanan publik menjadi terbatas.
Solusi Mengatasi Tantangan Penerapan Open Governance
Agar open governance dapat berjalan lancar di tingkat daerah, diperlukan pendekatan yang menyeluruh. Adapun cara mengatasi tantangan dalam penerapan open governance adalah sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
(RK)

