Tekno & Sains
·
16 Oktober 2020 18:31

Fakta Golongan Darah O yang Disebut Kebal Covid-19

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Fakta Golongan Darah O yang Disebut Kebal Covid-19 (16653)
Fakta Golongan Darah O yang Disebut Kebal Covid-19. Foto: Carter Blood Care
Baru-baru ini, sebuah penelitian menemukan peran golongan darah dalam menentukan tingkat keparahan gejala COVID-19. Penelitian ini dimuat dalam jurnal ilmiah Blood Advances yang dipublikasikan pada Rabu (14/10).
ADVERTISEMENT
Hasil penelitian yang dilaksanakan di Denmark adalah ada lebih banyak orang dengan golongan darah A, B, dan AB yang positif virus corona dibandingkan golongan darah O. Orang dengan golongan darah O memiliki risiko terinfeksi corona sekitar 13 persen lebih kecil.
Penelitian yang dilakukan di Kanada pun memiliki hasil serupa. Penelitian menemukan 84 persen pasien COVID-19 yang bergolongan darah A atau AB membutuhkan ventilator, sementara golongan darah O atau B hanya 61 persen.
Ini menunjukkan bahwa orang-orang dengan golongan darah A atau AB cenderung mempunyai infeksi paru-paru yang lebih parah.

Masih Menjadi Perdebatan

Sebagai informasi, kedua penelitian tersebut merupakan studi observasi yang memerlukan kajian lebih lanjut. Namun, ini bukanlah penelitian pertama yang menyimpulkan bahwa golongan darah O cenderung lebih “kebal” terhadap virus Corona.
ADVERTISEMENT
Juni lalu, perusahaan bioteknologi 23andMe merilis data awal yang menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah O memiliki kemungkinan terinfeksi virus corona 9-18 persen lebih kecil dibanding golongan darah lain.
Sedangkan studi berjudul “Genomewide Association Study of Severe Covid-19 with Respiratory Failure” yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine (NEJM) menemukan bahwa pasien COVID-19 dengan golongan darah A berisiko 45 persen lebih tinggi mengalami kegagalan pernapasan. Sedangkan pasien bergolongan darah O memiliki tingkat risiko 35 persen.
Hasil penelitian yang berbeda dipublikasikan oleh para peneliti di Harvard Medical School dan Columbia University. Mereka berargumen bahwa tidak ada hubungan antara golongan darah dan risiko COVID-19.
Fakta Golongan Darah O yang Disebut Kebal Covid-19 (16654)
Ilustrasi virus Corona. Foto: Pixabay

Fakta Medis Tentang Golongan Darah O

Terlepas dari perdebatan yang ada, golongan darah O memang memiliki sejumlah keistimewaan. Salah satu fakta yang sudah banyak diketahui adalah orang bergolongan darah O+ dapat mendonorkan darah ke siapa pun yang memiliki golongan darah rhesus positif seperti A+, B+, AB+, dan O+.
ADVERTISEMENT
Yang lebih istimewa, siapa pun dapat menerima sumbangan darah dari pemilik golongan darah O-. Akibatnya, O- menjadi golongan darah universal yang selalu dibutuhkan untuk transfusi darurat.
Dikutip dari Brightside, golongan darah O- ditransfusikan dalam kasus medis darurat untuk menyelamatkan nyawa pasien. Selain itu, golongan darah O- paling aman untuk ditransfusikan pada bayi baru lahir yang sistem kekebalannya belum berkembang sempurna.
Masih mengutip NEJM, golongan darah disebut dapat memengaruhi produksi antibodi. Pada orang bergolongan darah A, B, dan AB, antibodi yang dihasilkan kemungkinan bekerja lebih lambat. Artinya, mereka cenderung mengalami gejala penyakit yang lebih berat.
Meski demikian, untuk kasus COVID-19, golongan darah bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan infeksi atau tingkat keparahan gejala virus corona. Oleh sebab itu, setiap orang tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.
ADVERTISEMENT
(ERA)