Hari Guru Sedunia: Sejarah dan Tema Peringatannya Tahun 2021

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejak 1994, World Teacher's Day atau Hari Guru Sedunia sudah diperingati di berbagai belahan dunia. Tanggal 5 Oktober dipilih untuk merayakan hari spesial para guru tersebut. Tahun ini, Hari Guru Sedunia jatuh pada hari ini, Selasa (5/10).
Berdasarkan situs resmi United Nations, Hari Guru Sedunia diselenggarakan bersama dalam kemitraan dengan International Labor Organization (ILO), United Nations Children's Fund (UNICEF) dan Education International (EI).
Bagaimana sejarah peringatan Hari Guru Sedunia? Mengapa peringatan tersebut selalu jatu pada 5 Oktober? Simak artikel berikut ini untuk menemukan jawabannya.
Sejarah Hari Guru Sedunia
Seperti diketahui, Hari Guru Sedunia sudah dideklarasikan oleh UNESCO sejak 1994. Tanggal 5 Oktober dipilih sebagai peringatan tersebut untuk menandai hari lahirnya Rekomendasi UNESCO/ILO tentang Status Guru pada 1966.
Mengutip situs National Day Calendar, Rekomendasi UNESCO/ILO diadopsi dalam konferensi antar pemerintah khusus yang diselenggarakan oleh UNESCO serta ILO di Paris. Rekomendasi tersebut menetapkan hak dan tanggung jawab guru.
Rekomendasi Status Guru UNESCO/ILO juga mencakup standar pelatihan guru, rekrutmen guru, kondisi belajar-mengajar, dan masalah pendidikan berkelanjutan para guru.
Usai mengadopsi rekomendasi itu, Rekomendasi UNESCO tentang Status Tenaga Pengajar Pendidikan Tinggi juga diadopsi pada 1997. Tujuannya untuk melengkapi Rekomendasi UNESCO/ILO.
Mengutip situs India Today, Hari Guru Sedunia berupaya merenungkan cara-cara untuk mengatasi tantangan yang berkaitan dengan profesi guru sebagai sosok yang memberikan kontribusi penting bagi pendidikan dan pengembangan karakter anak bangsa.
Di samping itu, peringatan Hari Guru Sedunia juga menjadi bentuk dukungan untuk para guru serta pengingat masyarakat terhadap pentingnya kehadiran guru dalam memajukan generasi di masa mendatang.
"Pada Hari Guru Sedunia, kami tidak hanya merayakan setiap guru. Kami menyerukan kepada negara-negara untuk berinvestasi di dalamnya dan memprioritaskan mereka dalam upaya pemulihan pendidikan global sehingga setiap pelajar memiliki akses ke guru yang berkualitas dan didukung. Mari kita berdiri bersama guru-guru kita!" seperti dikatakan oleh UNESCO, ILO, UNICEF, dan EI dalam situs United Nations.
Mengutip situs National Today, beberapa negara juga menetapkan tanggal lain untuk mengapresiasi para guru di negara mereka. Di antaranya Dia del Maestro (Hari Guru) pada 16 Oktober di Chili, Hari Guru pada 22 Desember di Costa Rica, Hari Guru pada 29 Oktober di Selandia Baru, Hari Guru pada 15 Mei di Korea Selatan, dan Hari Guru Nasional pada 25 November di Indonesia.
Tema Hari Guru Sedunia 2021
Seperti peringatan lainnya, Hari Guru Sedunia juga mengangkat tema yang berbeda-beda setiap tahun. Tahun ini, tema yang diangkat bertajuk “Teachers at the Heart of Education Recovery”.
Melansir situs United Nations, tema tersebut fokus terhadap dukungan yang diperlukan para guru untuk berkontribusi penuh pada proses pemulihan pandemi. Dengan kata lain, tema ini berupaya memperhatikan dampak pandemi terhadap profesi guru.
Tema ini juga hendak menyoroti kebijakan dan langkah-langkah efektif yang bisa diambil untuk memastikan bahwa para guru mengembangkan kemampuan mereka secara maksimal.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Kapan Hari Guru Sedunia 2021?

Kapan Hari Guru Sedunia 2021?
Hari Guru Sedunia jatuh setiap 5 Oktober, sehingga tahun 2021 peringatan tersebut dirayakan pada Selasa (5/10).
Apa Itu Hari Guru Sedunia?

Apa Itu Hari Guru Sedunia?
Hari Guru Sedunia adalah peringatan yang digelar untuk mendukung para guru dan merenungkan cara-cara untuk mengatasi tantangan yang berkaitan dengan profesi guru.
Apa Tema Hari Guru Sedunia 2021?

Apa Tema Hari Guru Sedunia 2021?
Tahun 2021, Hari Guru Sedunia mengangkat tema “Teachers at the Heart of Education Recovery”.
