Konten dari Pengguna

Hukum Puasa di Hari Jumat yang Perlu Dipahami Umat Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum puasa di hari Jumat adalah hal penting yang perlu diketahui umat Islam. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Hukum puasa di hari Jumat adalah hal penting yang perlu diketahui umat Islam. Foto: Pexels.com

Hukum puasa di hari Jumat adalah hal penting yang perlu diketahui umat Islam. Dengan mengetahui hukumnya, umat Islam dapat melaksanakan ibadah puasa sesuai dengan syariat.

Puasa merupakan ibadah yang dianjurkan dalam agama Islam. Puasa dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik untuk kesehatan fisik maupun spiritual.

Ada hal penting yang perlu dipahami oleh umat Islam. Tidak semua hari diperbolehkan untuk berpuasa.

Lantas, apakah ini berlaku pada hari Jumat? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan mengenai hukum berpuasa di hari Jumat dalam artikel ini.

Hukum Puasa di Hari Jumat NU Online

Secara khusus, hukum puasa di hari Jumat memiliki ketetapan tersendiri. Foto: Pexels.com

Menurut KBBI, puasa adalah salah satu rukun Islam berupa ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yang membatalkannya mulai terbit fajar sampai terbenam matahari. Ini juga bermakna meniadakan makan, minum, dan sebagainya dengan sengaja.

Dalam melaksanakan ibadah puasa, ada berbagai hal yang perlu diketahui oleh umat Islam. Salah satunya adalah waktu dalam melaksanakan ibadah puasa.

Secara khusus, hukum puasa di hari Jumat memiliki ketetapan tersendiri. Mengutip dari NU Online, puasa di hari Jumat hukumnya makruh apabila dikhususkan untuk berpuasa di hari tersebut.

Hari Jumat adalah hari raya umat muslim sebagaimana yang dikatakan Rasulullah SAW dalam hadis yang berbunyi:

لَا يَصُومَنَّ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلَّا أَنْ يَصُومَ قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ

Artinya:

Dari Abu Hurairah r.a, Nabi, ia berkata: "Saya mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda: Janganlah kamu bepuasa pada hari Jumat kecuali kamu berpuasa pada hari sebelumnya maupun sesudahnya."

Hukum puasa di hari Jumat adalah makruh. Foto: Pexels.com

Dari hadis di atas, dapat diketahui bahwa hukum puasa di hari Jumat adalah makruh. Namun, ada pengecualian yang membuat puasa boleh dilakukan pada hari Jumat. Sebab, Jumat merupakan hari raya bagi umat Islam yang khusus datang setiap pekan, bukan setiap waktu

Beberapa ulama seperti Sayyid Sabiq dan Syekh Yusuf Al-Qaradhawi berpendapat, bahwa puasa di hari Jumat hukumnya adalah makruh bukan haram, kecuali jika seseorang berpuasa satu hari sebelumnya atau satu hari setelahnya.

Namun, jika puasa di hari Jumat bertepatan dengan hari Arafah atau Asyura, maka puasa itu hukumnya tidak makruh.

Secara umum, puasa sunah di hari Jumat hukumnya adalah boleh asalkan didahului dengan puasa di hari Kamis atau bisa juga didahului dengan niat untuk berpuasa di hari selanjutnya, yakni Sabtu

Selain hari Jumat, puasa juga tidak diperbolehkan pada beberapa hari, seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, dan Hari Tasyriq (11, 12, 13 Zulhijjah). Larangan ini bersifat makruh, bukan haram, sehingga boleh dilakukan dalam keadaan tertentu.

(SAI)