News
·
5 Mei 2021 17:17

Kumpulan Bacaan Doa Tobat Para Nabi dan Rasul yang Dapat Diamalkan

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Kumpulan Bacaan Doa Tobat Para Nabi dan Rasul yang Dapat Diamalkan (302200)
Ilustrasi memanjatkan bacaan doa tobat agar diampuni oleh Allah SWT Foto: iStock
Manusia adalah makhluk yang tak lepas dari kesalahan dan dosa. Karenanya, Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk selalu bertobat setiap waktu.
ADVERTISEMENT
Perintah tobat banyak dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Mengutip buku Mukjizat Tobat oleh Ustaz Cinta & Ustaz Tobat, dosa orang yang bertobat akan dihapus dan dimasukkan ke dalam surga, sebagaimana firman Allah surat At-Tahrim ayat 8:
“Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang sungguh-sungguh, niscaya Tuhan-Mu akan menghapus seluruh kesalahan-kesalahanmu dan memasukanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya berupa sungai-sungai, pada hari yang Dia tidak akan menghinakan nabi dan orang-orang yang beriman, cahaya mereka memancar di sekelilingnya seraya mengatakan, ‘Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Tak hanya umat, para Nabi dan Rasul juga selalu bertobat dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Berikut kumpulan bacaan doa tobat para Nabi dan Rasul yang dapat diamalkan oleh seluruh umat Muslim.
ADVERTISEMENT

Doat Tobat Para Nabi dan Rasul

Berdasarkan buku Doa Ajaran Ilahi oleh Anis Masykhur & Jejen Musfah, doa tobat para Nabi dan Rasul adalah sebagai berikut:
  • Doa tobat Nabi Adam a.s., memohon dihapuskan dosa
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ
Artinya: “Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”(QS. Al-Araf: 23)
  • Doa tobat Nabi Nuh a.s., menyadari keterbatasan pengetahuan manusia
قَالَ رَبِّ اِنِّيْٓ اَعُوْذُ بِكَ اَنْ اَسْـَٔلَكَ مَا لَيْسَ لِيْ بِهٖ عِلْمٌ ۗوَاِلَّا تَغْفِرْ لِيْ وَتَرْحَمْنِيْٓ اَكُنْ مِّنَ الْخٰسِرِيْنَ
Artinya: “Dia (Nuh) berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu untuk memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakikatnya). Kalau Engkau tidak mengampuniku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang yang rugi.” (QS. Hud [11]: 47)
ADVERTISEMENT
  • Doa tobat Nabi Yunus a.s., melepaskan dari kesulitan
وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
Artinya: “Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, ”Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya’ [21]: 87)
  • Doa tobat Nabi Musa a.s. I, gagal dalam berdakwah
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِاَخِيْ وَاَدْخِلْنَا فِيْ رَحْمَتِكَ ۖوَاَنْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ
Artinya: “Dia (Musa) berdoa, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang dari semua penyayang.” (QS. Al-A’raf [7]: 151)
ADVERTISEMENT
  • Doa tobat Nabi Musa a.s. II, memohon ampun dari kekhilafan
قَالَ رَبِّ اِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَغَفَرَ لَهٗ ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ - ١٦ قَالَ رَبِّ بِمَآ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ فَلَنْ اَكُوْنَ ظَهِيْرًا لِّلْمُجْرِمِيْنَ - ١٧
Artinya: “Dia (Musa) berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku.” Maka Dia (Allah) mengampuninya. Sungguh, Allah, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku! Demi nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, maka aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.” (QS. Al-Qashash [28]: 16-17)
(PDN)